Beranda Entertainment Dibandingkan dengan Nafkah Sarwendah Rp200 Juta, Dilan Janiyar Buka Suara Soal Rp4 Juta: Harus Bersyukur
Potret seleb TikTok, Dilan Janiyar. Foto: Instagram@dilanjaniyar
RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Perbincangan warganet mengenai besaran nafkah kembali mencuat setelah muncul perbandingan antara dua figur publik, yaitu Sarwendah dan Dilan Janiyar. Perbandingan tersebut ramai disebut “bak langit dan bumi” karena selisih nominal nafkah yang cukup jauh.
Isu ini semakin ramai dibahas karena sebelumnya muncul polemik dalam hubungan rumah tangga Ruben Onsu dan Sarwendah terkait nafkah bulanan yang dikabarkan mencapai sekitar Rp200 juta.
Pihak Ruben, melalui kuasa hukumnya, menyampaikan bahwa ia tetap menyalurkan nafkah kepada Sarwendah sejak perceraian mereka yang terjadi hampir dua tahun lalu. Meski demikian, sempat disebut ada keterlambatan atau jeda pembayaran selama kurang lebih enam bulan terakhir.
Di sisi lain, nama Dilan Janiyar ikut terseret dalam perbandingan tersebut setelah dirinya hadir sebagai bintang tamu di program “FYP” Trans7.
Dalam kesempatan itu, ia ditanya mengenai perasaannya ketika dibandingkan dengan Sarwendah, khususnya terkait besaran nafkah yang diterimanya setelah bercerai dari mantan suaminya, Safnoviar Tiasdi, pada Oktober 2025.
Dilan mengungkapkan bahwa ia menerima nafkah sekitar Rp4 juta untuk kebutuhan anak laki-lakinya yang kini berusia dua tahun. Pertanyaan soal perbandingan itu diajukan oleh pembawa acara Irfan Hakim, yang menyinggung respons publik terhadap perbedaan nominal tersebut.
Menanggapi hal itu, Dilan berusaha memberikan jawaban yang tenang dan menekankan pentingnya rasa syukur. Ia menyebut bahwa besar kecilnya nominal tidak seharusnya menjadi ukuran utama dalam menilai kehidupan seseorang. Menurutnya, setiap orang perlu tetap bersyukur dengan kondisi yang ada, tanpa terjebak pada perbandingan angka.
“Kalau aku sih kalau misalnya bener Rp200 juta per bulan sementara aku nafkah Rp4 juta aja gua kasih akses ya kan. Sebenarnya memang bersyukur itu penting sih. Harus bersyukur,” tutur Dilan, dikutip Senin (15/6).
Ia juga menegaskan bahwa kebahagiaan dan keharmonisan tidak semata-mata ditentukan oleh besarnya nafkah. Dalam pandangannya, yang lebih penting adalah bagaimana seseorang memaknai dan mensyukuri apa yang diterima.
“Bukan masalah nominalnya karena kita juga kerja. Aku sebagai ibu ya ke mana lagi duitnya kalau bukan buat anak?”
Lebih lanjut, Dilan menyoroti bahwa nafkah yang ia terima digunakan untuk kebutuhan anak, dan sebagai seorang ibu ia berusaha mengelolanya sebaik mungkin.
Namun ia juga menegaskan bahwa Rp4 juta per bulan dinilainya belum mencukupi seluruh kebutuhan anak, sekaligus berharap adanya tanggung jawab penuh dari pihak ayah dalam pemenuhan kewajiban tersebut.
“Jadi aku enggak masalah mau anak keluarnya berapa yang penting bapaknya itu ngasih sebagai tanggung jawab dia sebagai bapak. Jangan cuma lepas tanggung jawab. Meskipun Rp4 juta itu ya enggak cukup lah sama sekali,” ujarnya memungkasi.
Pernyataan Dilan tersebut kemudian menjadi sorotan karena dianggap menunjukkan sikap realistis, namun tetap menekankan pentingnya tanggung jawab orang tua setelah perceraian. (mna)

13 hours ago
14

















































