Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi 2026 Tanpa Batasan Tahun Kelulusan

13 hours ago 12

JAKARTA - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memberikan angin segar bagi para pencari kerja dengan memperluas akses Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 1. Kini, batasan tahun kelulusan yang sebelumnya menjadi syarat, telah dihapuskan sepenuhnya, membuka pintu kesempatan bagi lebih banyak individu untuk mengasah keterampilan.

"Penghapusan batasan tahun kelulusan ini merupakan bentuk komitmen kami untuk membuka akses pelatihan seluas-luasnya bagi masyarakat, " ujar Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah, dalam keterangan resminya di Jakarta pada Minggu (22/3/2026).

Langkah strategis ini, menurut Darmawansyah, dirancang untuk merangkul lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat, termasuk mereka yang telah lulus bertahun-tahun lalu. Tujuannya jelas: memberikan bekal keterampilan yang relevan dan aplikatif agar siap bersaing di dunia industri yang dinamis. Target tahun ini adalah menjangkau 20 ribu peserta.

"Kebijakan ini diambil agar akses pelatihan tidak hanya bagi lulusan baru, tetapi juga lulusan lama yang membutuhkan peningkatan kompetensi, " jelasnya.

Sebelumnya, program ini hanya menyasar lulusan tahun 2023-2025. Dengan perubahan ini, kesempatan untuk meningkatkan kualitas diri menjadi lebih merata.

Darmawansyah menekankan pentingnya perubahan ini, mengingat masih banyak lulusan yang belum sempat mendapatkan pelatihan yang memadai untuk memperkuat bekal kerja mereka. "Ini menjadi peluang bagi lulusan lama untuk kembali meningkatkan kompetensinya, sehingga dapat lebih siap memasuki maupun bersaing di dunia kerja, " imbuhnya.

Pelatihan yang diselenggarakan Kemnaker dirancang secara cermat dengan prinsip link and match, memastikan materi yang diberikan sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan industri. Peserta tidak hanya dibekali teori, tetapi juga keterampilan praktis yang langsung bisa diterapkan.

Tak hanya itu, akses pelatihan kini semakin mudah. Pendaftaran tidak hanya terbatas pada Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Kemnaker atau yang dikenal sebagai balai latihan kerja (BLK), tetapi juga merambah ke BLK milik pemerintah daerah. Keterlibatan lembaga pelatihan yang lebih luas ini diharapkan dapat memperluas jangkauan layanan dan memudahkan masyarakat di berbagai daerah untuk mengakses pelatihan.

Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 terbuka bagi seluruh Warga Negara Indonesia yang telah berusia minimal 17 tahun dan memiliki ijazah SMA/SMK/MA atau sederajat. Berbagai fasilitas menarik menanti para peserta, meliputi pelatihan gratis, makan siang, bantuan transportasi, perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) melalui BPJS Ketenagakerjaan, sertifikat pelatihan dari BPVP, serta sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Fasilitas asrama pun disediakan bagi yang memenuhi kriteria dan ketersediaan.

Kemnaker mengajak seluruh masyarakat untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan emas ini. Segera daftarkan diri Anda melalui platform Skillhub Kemnaker di laman skillhub.kemnaker.go.id sebelum batas akhir pendaftaran pada 24 Maret 2026. (PERS) 

Read Entire Article
Tenaga Kerja | | | |