Beranda Cikarang Dinas Arsip Kabupaten Bekasi Ajak Masyarakat Hidupkan Kembali Budaya Membaca
TUNJUKKAN BUKU: Plt Sekretaris Dinas Arsip Kabupaten Bekasi, Agung Mulya, menunjukkan buku "Sejarah Bekasi" karya Endra Kusnawan. FOTO: ISTIMEWA
RADARBEKASI.ID, BEKASI – Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dinas Arsip Kabupaten Bekasi, Agung Mulya, mengajak masyarakat untuk menghidupkan kembali budaya membaca dengan memanfaatkan koleksi literatur yang tersedia di Perpustakaan Daerah (Perpusda).
“Kami sangat berharap masyarakat, khususnya para pemuda dan pelajar, bisa lebih aktif memanfaatkan fasilitas Perpustakaan Daerah,” ujar Agung, Rabu (1/7).
Ajakan itu disampaikan sebagai upaya meningkatkan Tingkat Kegemaran Membaca (TGM) masyarakat Kabupaten Bekasi. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Barat tahun 2025, TGM Kabupaten Bekasi berada di angka 58,70 atau masuk kategori sedang.
Lebih lanjut dikatakan Agung, kebiasaan membaca dapat dimulai dari buku-buku yang mengangkat sejarah tentang Kabupaten Bekasi.
“Budaya membaca ini harus kita pupuk kembali, salahsatunya bisa dimulai dengan mengenali lingkungan kita sendiri melalui buku-buku sejarah lokal,” ujarnya.
Menurut Agung, membaca sejarah daerah bukan sekadar menambah pengetahuan, tetapi juga membangun rasa memiliki terhadap Kabupaten Bekasi. Dengan memahami perjalanan daerah, masyarakat diharapkan lebih menghargai identitas dan warisan yang dimiliki.
Salahsatu koleksi yang ia rekomendasikan ialah buku “Sejarah Bekasi” karya Endra Kusnawan. Buku tersebut mengulas asal-usul, perkembangan, hingga dinamika Kabupaten Bekasi dari masa ke masa yang dapat diakses masyarakat melalui Perpusda Kabupaten Bekasi.
“Dengan membaca buku seperti karya Endra Kusnawan ini, kita jadi lebih mengenal, memahami, dan tahu betul bagaimana sejarah serta perkembangan Kabupaten Bekasi hingga bisa maju seperti sekarang. Ini bukan sekadar membaca, tapi juga cara kita menghargai warisan leluhur dan identitas daerah,” tuturnya.
Selain buku sejarah, Agung mendorong masyarakat memanfaatkan koleksi lain seperti novel, buku pendidikan, sains, dan sastra. Menurutnya, beragam pilihan bacaan tersebut dapat menjadi langkah awal untuk menumbuhkan kembali minat baca masyarakat. (ris)

18 hours ago
12

















































