Beranda Entertainment Berangkat ke Tanah Suci di Tengah Konflik dengan Sarwendah, Ruben Onsu Pilih Berserah Lewat Doa
Potret Presenter dan Artis, Ruben Onsu. Foto: Dok. Instagram
RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Keberangkatan presenter Ruben Onsu ke Tanah Suci kali ini bukan sekadar perjalanan ibadah biasa. Di tengah berbagai persoalan pribadi yang sedang dihadapinya, terutama konflik yang masih bergulir dengan mantan istrinya, Sarwendah, Ruben memilih mendekatkan diri kepada Tuhan dan menyerahkan segala urusannya melalui doa.
Momen keberangkatan tersebut pun diwarnai suasana haru dan penuh refleksi. Ruben mengaku ingin memanfaatkan kesempatan beribadah ini untuk memperbaiki diri sekaligus memohon petunjuk terbaik bagi kehidupannya ke depan.
Meski tengah menghadapi berbagai masalah, perhatian Ruben terhadap anak-anaknya tidak pernah berkurang. Saat ditanya mengenai doa khusus yang dipanjatkannya selama berada di Tanah Suci, ayah tiga anak itu memastikan bahwa nama buah hatinya selalu menjadi bagian dari setiap doa yang ia panjatkan.
“Semua orang tua saya yakin pasti enggak hanya di sana, tapi ketika lagi salat ya pasti ada nama anak dalam doa kita,” ujar Ruben Onsu belum lama ini.
Menurut Ruben, hal tersebut merupakan sesuatu yang wajar bagi setiap orang tua. Ia meyakini bahwa kapan pun dan di mana pun seseorang beribadah, anak-anak selalu menjadi prioritas yang tak pernah luput dari permohonan kepada Tuhan.
Ruben juga mengungkapkan bahwa saat ini dirinya sedang menjalani proses pembelajaran untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Berbagai pengalaman yang ia lalui belakangan ini dijadikannya sebagai bahan introspeksi agar dapat menjadi sosok ayah yang lebih bijaksana dan bertanggung jawab.
Ia berharap seluruh doa dan harapan yang dipanjatkannya dapat membawa kebaikan bagi masa depan anak-anaknya. Baginya, kebahagiaan serta kesejahteraan buah hati tetap menjadi tujuan utama di tengah berbagai dinamika kehidupan yang sedang dihadapi.
“Mudah-mudahan, apa yang saya sampaikan itu semuanya hal-hal yang baik untuk anak-anak saya,” sambungnya.
Terkait konflik yang belakangan menjadi perhatian publik, Ruben memilih untuk tidak banyak memberikan komentar. Presenter berusia 42 tahun tersebut merasa bahwa tidak semua persoalan harus disampaikan kepada masyarakat luas.
Sebaliknya, ia memilih mencurahkan isi hatinya langsung kepada Tuhan. Di hadapan Ka’bah, Ruben berencana menyerahkan segala beban pikiran, kegelisahan, serta berbagai persoalan yang sedang menimpanya melalui doa-doa yang tulus.
“Saya cuma serahkan semua yang saya lewati ini lewat doa, bagaimana kita nggak ada yang pernah tahu setelah ini ke depannya bagaimana,” tuturnya Ruben.
Menurut Ruben, kehidupan seseorang selalu penuh dengan ketidakpastian. Tidak ada yang mengetahui bagaimana perjalanan hidup akan berlangsung setelah hari ini. Karena itu, ia memilih untuk mempercayakan seluruh proses yang sedang dijalaninya kepada kehendak Tuhan.
“Kalau Allah sudah atur, sudah semuanya deh. Itu sudah pasti jalan yang terbaik lah gitu,” imbuhnya.
Ruben juga meyakini bahwa tidak ada tempat bersandar yang lebih baik selain kepada Allah. Baginya, ketika Tuhan telah menentukan jalan hidup seseorang, maka itulah keputusan terbaik yang harus diterima dengan penuh keikhlasan.
Sikap pasrah dan penuh keyakinan tersebut menjadi pegangan Ruben dalam menghadapi berbagai ujian yang datang silih berganti. Melalui perjalanan spiritual ini, ia berharap dapat memperoleh ketenangan batin, kekuatan, serta jalan terbaik untuk dirinya dan keluarga di masa mendatang. (mna)

6 hours ago
7

















































