Beranda Cikarang Tim SAR Temukan Jasad Galang Penarik Perahu Eretan Tenggelam di Kali Bekasi
EVAKUASI KORBAN TENGGELAM: Tim SAR gabungan mengevakuasi jasad Galang yang diduga terjatuh dan tenggelam di Kali Bekasi, Sukawangi, Senin (2/2). FOTO: SAR BEKASI
RADARBEKASI.ID, BEKASI – Tim SAR gabungan berhasil menemukan jasad Galang (25), pemuda yang sehari-hari bekerja sebagai penarik perahu eretan, pada Senin (2/2) sore. Korban sebelumnya dilaporkan hilang setelah diduga terpeleset di Kali Bekasi, Desa Sukamekar, Kecamatan Sukawangi, saat hendak mencuci tangan usai memotong pohon, Minggu (1/2) pagi.
Koordinator Unit Siaga SAR Bekasi, Erdi Jatmiko, menjelaskan jasad Galang ditemukan terapung di bantaran sungai oleh personel rescue. Lokasinya cukup jauh dari titik awal laporan hilangnya korban.
“Korban ditemukan pada petang ini sekitar pukul 16.20 WIB. Kondisinya sudah meninggal dunia, terapung di bantaran Kali Bekasi pada radius sekitar 2,1 kilometer dari lokasi kejadian,” ucap Erdi, Senin (2/2).
Setelah ditemukan, jelas Edi, tim SAR bergerak cepat untuk mengevakuasi jasad korban agar bisa segera dipulangkan ke pihak keluarga di
“Begitu jasad teridentifikasi sebagai korban yang kami cari, jasad langsung kami evakuasi menuju rumah duka untuk segera diserahkan kepada pihak keluarga,” tambahnya.
Proses pencarian melibatkan 27 unsur petugas gabungan, mulai dari kepolisian Polsek Tambelang dan Babelan, BPBD Kabupaten Bekasi, perangkat desa, hingga berbagai komunitas relawan dan perusahaan swasta di sekitar wilayah Bekasi.
BACA JUGA: https://radarbekasi.id/2026/02/01/penarik-perahu-eretan-hilang-tenggelam-di-kali-bekasi/
Keberhasilan ini tak lepas dari sinergi puluhan personel yang menyisir jalur darat maupun air. Erdi menyebut, radius pencarian dilakukan lebih luas dari titik awal kejadian sebagai antisipasi arus sungai.
”Sebelumnya upaya pencarian kami lakukan dengan penyisiran di sepanjang aliran Kali Bekasi menggunakan perahu karet hingga radius empat kilometer dari lokasi kejadian,” jelas Erdi.
Selain di air, tim SAR juga menurunkan personel untuk memantau pinggiran sungai. “Pencarian secara visual melalui jalur darat juga dilakukan secara simultan. Kami kerahkan tim di sepanjang bantaran hingga radius 4 kilometer untuk memastikan tidak ada titik yang terlewat,” tutur Erdi. (ris)

1 day ago
18
















































