Relokasi Pasar Tumpah Sentra Grosir Cikarang Tumpah Gagal

2 hours ago 4

Beranda Cikarang Relokasi Pasar Tumpah Sentra Grosir Cikarang Tumpah Gagal

ILUSTRASI: Jalan Tumaritis yang batal menjadi relokasi Pasar Tumpang, belum lama ini. FOTO: ANDI MARDANI/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Rencana Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk merelokasi pasar tumpah kawasan Sentra Grosir Cikarang (SGC) yang berada di Jalan Kapten Sumantri dan Jalan RE Martadinata ke Jalan Tumaritis di Cikarang Utara, gagal terlaksana. Penyebabnya, sebagian lokasi yang direncanakan ternyata merupakan tanah milik warga.

Camat Cikarang Utara, Enop Can, mengatakan pihaknya telah menjalankan instruksi Plt Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, untuk melakukan pendataan di lokasi yang akan dijadikan area pasar tumpah. Hasilnya, beberapa bangunan memiliki sertipikat hak milik (SHM).

“Kecamatan sudah melakukan pendataan. Dari hasil pendataan, lokasi tersebut memiliki SHM dan merupakan hak milik warga. Ada beberapa bangunan yang memang lokasinya berada di area tersebut,” kata Enop, Rabu (4/2).

BACA JUGA: OPD “Keroyokan” Tata Pasar Tumpah Sentra Grosir Cikarang

Enop menjelaskan, panjang ruas Jalan Tumaritis sekitar 275 meter. Berdasarkan peta dari Badan Pertanahan Nasional (BPN), area tersebut masuk zona kuning permukiman.

“Di peta BPN, lokasi Jalan Tumaritis itu berwarna kuning. Kalau kuning, artinya ada pemiliknya,” ujarnya

Terkait langkah selanjutnya, Enop menegaskan bahwa keputusan ada di tingkat pemerintah daerah.

“Opsi ke depan seperti apa, silakan nanti dari tim yang memutuskan. Saya diperintahkan hanya untuk mendata,” tegasnya.

Plt Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, membenarkan gagalnya rencana relokasi pasar tumpah ke Jalan Tumaritis. Sebagai alternatif, Asep menyatakan pasar tumpah akan diarahkan ke kawasan Pasar Cikarang di Jalan RE Martadinata dengan konsep penataan bertahap dan menyeluruh.

BACA JUGA: Warga Kampung Kongsi Tolak Penggunaan Jalan Tumaritis jadi Pasar Tumpah, Pedagang dan DPRD Serukan Duduk Bareng

“Pasar tumpah di simpang SGC ini ingin saya relokasi ke Pasar Cikarang. Pasar Cikarang nanti kita rapikan pelan-pelan, insyaallah pada 2027 kita bagusin lagi,” ujar Asep.

Ia menjelaskan, kios-kios yang rusak akan diperbaiki dan ditata ulang, termasuk pengecatan dan penataan area bawah pasar.

“Yang rusaknya berapa kios, yang bawahnya seperti apa, nanti kita cat lagi dan kita tata lagi,” ucapnya.

Asep menyebut, berdasarkan informasi dari Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR), kondisi bangunan Pasar Cikarang masih kokoh dan layak digunakan.

“Kemarin saya dengar dari DCKTR, bangunannya masih kokoh. Kalau memang masih kokoh dan dinilai lagi kuat banget, bisa saja pedagang ditempatkan di lantai atas, sementara bagian bawah dimanfaatkan untuk parkir,” jelasnya.

Menurutnya, penataan pasar harus dilakukan secara menyeluruh agar lebih tertib, nyaman, dan tidak menimbulkan masalah di masa depan.

“Jadi kita tata dengan sedemikian rupa. Saya mohon dukungan dari masyarakat, semuanya harus kerja sama. Saya tidak mau ada gejolak,” ujarnya.(and)

Read Entire Article
Tenaga Kerja | | | |