RADARBEKASI.ID, BEKASI – Di Asna Academy yang didirikan suami-istri peraih emas Olimpiade, Alan Budikusuma-Susy Susanti, ada 12 cabang olahraga yang bisa dipilih anak-anak usia 2–12 tahun. Ide awalnya terpicu keprihatinan melihat para buyung dan upik sekarang yang lebih sibuk dengan gawai.
Yang mendirikan memang pasangan suami-istri peraih emas bulu tangkis Olimpiade 1992 Alan Budikusuma–Susy Susanti. Namun, di Asna Academy yang mereka dirikan di Revo Mall, Kota Bekasi, anak-anak berusia 2–12 tahun bisa memilih banyak cabang olahraga (cabor) lain.
Asna Academy yang berkolaborasi dengan Widyana Susanty berfokus pada pengembangan fisik dan karakter anak usia 2–12 tahun melalui pendekatan edukasi yang terstruktur. Total terdapat 12 cabor. Selain bulu tangkis, ada pula basket, bisbol, gimnastik, minisoccer, panjat tebing, panahan, renang, taekwondo, tenis, tenis meja, dan wushu.
Di lahan sekitar 1.600 meter persegi itu terdapat dua lapangan, beberapa ruangan, dan satu kolam renang. Selain itu, ada pula baby gym yang ditujukan untuk anak usia dini dengan penekanan khusus pada pengembangan kemampuan motorik dasar bagi anak usia 2–5 tahun.
“Kami bikin jadi one-stop untuk olahraga semua untuk anak-anak,” kata Susy dalam peluncuran Asna Academy di Revo Mall, Kota Bekasi, Jawa Barat, Jumat (30/1) pekan lalu.
Susy menuturkan, akademi tersebut menggabungkan prinsip pendidikan dengan pelatihan olahraga profesional untuk mendukung tumbuh kembang anak secara holistik. “Pendidikan olahraga sejak usia dini bukan tentang menang atau kompetisi, tetapi tentang membangun fondasi yang kuat, disiplin, rasa percaya diri, dan kebiasaan hidup sehat yang akan bermanfaat bagi anak sepanjang hidupnya,” ucapnya.
Pandemi Jadi Cermin
Ide pendirian Asna Academy berawal dari keprihatinan. Alan melihat, anak-anak sekarang terlalu banyak menggunakan gawai dan kurang bersosialisasi.
Karenanya, dia ingin membantu mengembangkan karakter anak-anak dengan mengenalkan teknik olahraga sejak dini. Meskipun, sambungnya, nantinya belum tentu akan menjadi atlet profesional.
“Tapi, paling tidak kesehatan nomor satu. Saat ini kita melihat bagaimana dunia berubah setelah Covid-19. Jadi, kesehatan nomor satu,” ucapnya.
Susy menambahkan, seluruh program disusun dalam kurikulum terstruktur yang dikembangkan oleh pelatih profesional. “Kalau SOP (prosedur operasional standar, red) kepelatihan kami sudah dibuat di setiap kelompok usia anak. Jadi, kurikulumnya usia 1–2 seperti apa, 2–4 seperti apa, 4–6 seperti apa, lalu 9–12 seperti apa,” ujarnya.
Susy menuturkan, hal itu dilakukan untuk menyesuaikan dengan tahap perkembangan anak. “Karena kalau anak kecil digabung dengan anak yang lebih besar juga tidak bagus,” tuturnya.
Dalam membuat kurikulum, lanjut Susy, fokus tidak hanya pada olahraga, tetapi juga pendidikan karakter dan kedisiplinan, seperti sportivitas, belajar berbaris, hingga membiasakan mengucapkan terima kasih.
Karena itu, Alan–Susy menggandeng Widyana Susanty. Pendiri Mitra Indonesia Cerdas tersebut merupakan pakar pendidikan dengan pengalaman lebih dari 20 tahun.
Cara Berbeda-Beda
Menurut Widyana, dalam memberikan materi kepada anak, pendekatannya berbeda-beda. Untuk anak usia 2–3 tahun, misalnya, jika memilih bulu tangkis, tidak langsung diberikan shuttlecock.
“Tapi, mungkin anak-anak bermain menggunakan balon dulu,” ucapnya.
Widyana menyebutkan, ada jenjang-jenjang yang dilewati anak hingga nantinya berlatih secara lebih intensif dan terlihat bakatnya. “Kami punya program bernama Asna Star. Jadi, anak-anak yang mengikuti Asna Star akan kami ikutkan lomba, lalu mungkin kami arahkan ke klub-klub sesuai kelompok dan cabornya masing-masing,” katanya.
Dengan konektivitas yang terjalin antara Alan–Susy dan sejumlah legenda dari berbagai cabor, anak-anak yang memiliki bakat nantinya dapat disalurkan ke berbagai klub, seperti PB Djarum untuk bulu tangkis dan Millenium Aquatic untuk renang.
“Itu mungkin yang membedakan dengan akademi lain. Bukan hanya olahraga, tetapi juga karakter dan pengenalan sejak awal,” tambah Susy. (*/ttg)

2 hours ago
4
















































