Niat dan Tata Cara Salat Tarawih dan Witir Lengkap di Bulan Ramadan

16 hours ago 16

Beranda Lifestyle Niat dan Tata Cara Salat Tarawih dan Witir Lengkap di Bulan Ramadan

Ilustrasi salat berjamaah. Foto:freepik

RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, semangat ibadah umat Muslim kian meningkat. Bulan yang penuh keberkahan ini menjadi momen istimewa untuk memperbanyak amal saleh, memperdalam ketakwaan, serta mendekatkan diri kepada Allah SWT. 

Salah satu ibadah yang sangat identik dengan Ramadan adalah salat tarawih, sebuah amalan malam yang hanya dikerjakan pada bulan mulia ini dan hampir tidak pernah ditinggalkan oleh kaum Muslimin.

Salat tarawih berstatus sunnah muakkad, yakni ibadah yang sangat dianjurkan karena senantiasa dilakukan oleh Muhammad. Keutamaannya ditegaskan dalam sabda beliau:

“Barang siapa melaksanakan salat malam pada bulan Ramadan dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”

Hadis tersebut menjadi motivasi kuat bagi umat Islam untuk menghidupkan malam-malam Ramadan dengan qiyamul lail, khususnya melalui salat tarawih.

Pelaksanaan Salat Tarawih

Salat tarawih dapat dikerjakan secara berjamaah di masjid maupun sendiri di rumah. Secara umum, jumlah rakaat yang biasa dilaksanakan adalah 8 rakaat dengan 4 kali salam atau 20 rakaat dengan 10 kali salam (setiap dua rakaat diakhiri salam). Pelaksanaannya dimulai setelah salat Isya hingga menjelang waktu fajar.

Adapun tata cara salat tarawih pada dasarnya sama seperti salat sunnah lainnya:

  1. Membaca niat sesuai posisi (sebagai imam, makmum, atau sendiri).
  2. Melaksanakan salat dua rakaat-dua rakaat, dimulai dengan takbiratul ihram dan diakhiri salam.
  3. Membaca doa setelah selesai salat tarawih.

Baca Juga: Jadwal, Waktu, dan Cara Ikuti Live Streaming Sidang Isbat 2026 1 Ramadan 1447 H

Niat Salat Tarawih

  1. Niat sebagai Imam
    اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً إِمَامًا ِللهِ تَعَالَى
    Ushalli sunnatat tarawihi rak’ataini mustaqbilal qiblati ada’an imaman lillahi ta’ala
    Artinya: Saya niat salat sunnah tarawih dua rakaat sebagai imam karena Allah Ta’ala.
  2. Niat sebagai Makmum
    اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً مَأْمُوْمًا لِلهِ تَعَالَى
    Ushalli sunnatat tarawihi rak’ataini mustaqbilal qiblati ada’an ma’muman lillahi ta’ala
    Artinya: Saya niat salat sunnah tarawih dua rakaat sebagai makmum karena Allah Ta’ala.
  3. Niat Sendiri
    اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ لِلهِ تَعَالَى
    Ushalli sunnatat tarawihi rak’ataini mustaqbilal qiblati lillahi ta’ala
    Artinya: Saya niat salat sunnah tarawih dua rakaat karena Allah Ta’ala.

Salat Witir sebagai Penutup

Setelah salat tarawih, ibadah biasanya disempurnakan dengan salat witir sebanyak tiga rakaat. Berbeda dengan tarawih, witir tidak hanya dikerjakan di bulan Ramadan, tetapi pada bulan ini sangat dianjurkan untuk dilaksanakan secara berjamaah.

Tata Cara Salat Witir 3 Rakaat

  1. Membaca niat salat witir.
  2. Melaksanakan tiga rakaat seperti salat biasa, dimulai dengan takbiratul ihram dan diakhiri salam. Pada praktik yang umum, tiga rakaat dikerjakan sekaligus tanpa tahiyat awal di rakaat kedua.
  3. Membaca doa witir setelah selesai salat.

Niat Salat Witir

Sebagai Makmum
اُصَلِّى سُنَّةَ الْوِتْرِ ثَلَاثَ رَكْعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً مَأْمُوْمًا لِلهِ تَعَالَى
Ushalli sunnatal witri tsalaatsa raka’aatin mustaqbilal qiblati ada’an ma’muman lillahi ta’ala
Artinya: Saya niat salat sunnah witir tiga rakaat sebagai makmum karena Allah Ta’ala.

Sendiri
اُصَلِّى سُنَّةَ الْوِتْرِ ثَلَاثَ رَكْعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ لِلهِ تَعَالَى
Ushalli sunnatal witri tsalaatsa raka’aatin mustaqbilal qiblati lillahi ta’ala
Artinya: Saya niat salat sunnah witir tiga rakaat karena Allah Ta’ala.

Doa witir yang dibaca berisi permohonan iman yang teguh, hati yang khusyuk, ilmu yang bermanfaat, amal saleh, kesehatan, ampunan, serta harapan agar Allah menerima seluruh ibadah yang telah dikerjakan.

Makna Spiritual Tarawih dan Witir

Lebih dari sekadar rutinitas ibadah, salat tarawih dan witir menjadi sarana penyucian jiwa di bulan Ramadan. Melalui rakaat-rakaat panjang dan doa-doa yang dipanjatkan di keheningan malam, seorang Muslim belajar menata hati, memperkuat keimanan, serta memohon ampunan atas segala kekhilafan.

Baca Juga: Jarang Diketahui! 5 Tradisi Imlek Ini Ternyata Bisa Bikin Tubuh Lebih Sehat

Kehadiran tarawih setiap malam Ramadan juga mempererat ukhuwah Islamiyah ketika dilaksanakan berjamaah di masjid. Suasana kebersamaan, lantunan ayat suci Al-Qur’an, dan doa yang dipanjatkan bersama menghadirkan nuansa spiritual yang khas dan hanya dirasakan setahun sekali.

Dengan memahami niat, tata cara, serta keutamaannya, diharapkan umat Muslim dapat menjalankan salat tarawih dan witir dengan lebih khusyuk dan penuh kesadaran, sehingga Ramadan benar-benar menjadi momentum perbaikan diri dan peningkatan kualitas ibadah. (ce2)

Read Entire Article
Tenaga Kerja | | | |