Beranda Metropolis Irfan Hakim Ngaku Punya Cerita Berbeda dari Denada Soal Ressa Rizky, Apa Itu?
Nama Irfan Hakim Ikut Terseret Drama Denada–Ressa. Foto: Instagram
RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Perseteruan antara penyanyi Denada dan putranya, Ressa, tengah menjadi sorotan publik. Namun di tengah panasnya polemik tersebut, nama presenter Irfan Hakim justru ikut terseret dan menjadi sasaran hujatan warganet. Ia dituding tidak memiliki empati serta dianggap menormalisasi hubungan ibu dan anak yang merenggang.
Tak ingin kesalahpahaman semakin melebar, Irfan Hakim akhirnya memberikan klarifikasi. Ia mengaku heran karena mendadak menerima serangan kata-kata kasar di media sosial, padahal menurutnya banyak fakta yang dipelintir dan tidak dipahami secara utuh oleh publik.
Irfan mengungkap bahwa kemarahan netizen bermula dari framing di media sosial yang dianggap memutarbalikkan isi wawancaranya dengan pengacara Hotman Paris.
Banyak warganet menilai Irfan seolah menyudutkan Ressa, terutama setelah publik menyaksikan pengakuan Ressa dalam podcast Denny Sumargo yang viral belakangan.
Padahal, Irfan menegaskan bahwa wawancara tersebut dilakukan pada 20 Januari, jauh sebelum podcast Denny Sumargo dengan Ressa ramai diperbincangkan sekitar sepekan kemudian.
Dengan kata lain, pertanyaan Irfan tidak didasari oleh pengakuan Ressa, melainkan oleh rasa ingin tahu publik yang berkembang saat itu.
Dalam wawancara tersebut, Irfan menanyakan kepada Hotman Paris mengenai status hukum seorang anak, khususnya terkait tanggung jawab orang tua. Pertanyaan itu muncul seiring pertanyaan publik mengapa Ressa baru menuntut haknya di usia 24 tahun.
“Jika lahir dari sebuah pernikahan resmi, maka ayah yang bertanggung jawab. Jika diduga lahir di luar nikah, berarti ibu yang bertanggung jawab,” jawab Hotman Paris saat itu.
Irfan menegaskan bahwa pertanyaan tersebut bersifat netral dan murni sebagai bagian dari tugasnya sebagai pembawa acara, bukan untuk menyudutkan pihak mana pun.
Hal yang cukup mengejutkan, Irfan juga mengungkap bahwa dirinya telah mendengar versi cerita yang berbeda langsung dari pihak Denada. Namun, demi menjaga profesionalisme dan etika, ia memilih untuk tidak mengungkapkan cerita tersebut ke publik.
Baca Juga: Video Lawas Denada di RS Viral Lagi, Dituding Pura-pura Sakit Padahal Habis Melahirkan
“Saya sudah melihat pengakuan di podcast itu, tapi saya juga menerima cerita dari pihak Denada yang belum bisa disebarluaskan. Saya tidak berpihak kepada siapa pun, karena menurut saya Denada dan Ressa sama-sama punya hak untuk bersuara,” tegas Irfan.
Ia menambahkan bahwa informasi yang ia ketahui merupakan ranah pribadi dan hanya Denada yang berhak menyampaikannya kepada publik jika sudah waktunya. Irfan juga turut memberikan kesaksian terkait tanggung jawab Denada sebagai ibu, yang selama ini diragukan sebagian netizen.
Berdasarkan informasi yang ia miliki, Denada disebut telah memenuhi kewajibannya terhadap Ressa, khususnya dalam hal materi dan pendidikan. Hal tersebut juga ditegaskan oleh kuasa hukum Denada dalam sebuah video yang kemudian diunggah ulang oleh Irfan.
“Mbak Denada itu bukan tidak mengakui Ressa sebagai anak. Ressa ini bukan sekadar diakui, bahkan dibiayai, difasilitasi, dan disekolahkan,” ujar pengacara Denada dalam video tersebut.
Irfan mengaku sangat terpukul karena serangan warganet tidak hanya ditujukan kepadanya, tetapi juga menyasar istri dan anak-anaknya. Ia menilai hujatan tersebut telah melewati batas kewajaran.
Menutup klarifikasinya, Irfan kembali menegaskan posisinya sebagai seorang pembawa acara yang wajib bersikap objektif dan netral.
“Saya adalah pembawa acara talk show. Saya tidak boleh berpihak kepada salah satu narasumber. Saya harus netral, dan itulah yang saya lakukan sampai saat ini,” pungkasnya. (ce2)

2 days ago
19
















































