Waspada! 5 Ciri Urine Tanda Ginjal Bermasalah, Kamu Pernah Alami?

5 hours ago 14

Ilustrasi/5 Ciri Kencing yang Menandakan Ginjal Sudah Rusak. FOTO: Magnific.com

RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Kesehatan tubuh seringkali memberikan sinyal melalui hal-hal sederhana yang sering kita abaikan, salah satunya adalah melalui urine. Perubahan pada warna, bau, hingga konsistensi urine bisa menjadi indikator awal adanya masalah serius pada organ dalam, terutama ginjal.

Ahli Urologi dari Ruby Hall Clinic India, Dr. Bhati Singh Bhoopat, menekankan bahwa ginjal yang tidak berfungsi dengan baik biasanya akan menunjukkan tanda-tanda yang sangat jelas saat seseorang buang air kecil.

“Salah satu tanda pertama dan paling jelas bahwa ginjal tidak berfungsi dengan baik sering terlihat pada urine,” ujar Dr. Varun Mittal dari Artemis Hospitals, memperkuat pernyataan tersebut sebagaimana dilansir dari Times of India.

Lalu, seperti apa ciri urine yang patut diwaspadai sebagai tanda kerusakan ginjal? Simak ulasan lengkapnya berikut ini:

1. Urine Berbusa secara Terus-menerus

Munculnya sedikit busa setelah buang air kecil adalah hal yang normal. Namun, jika busa tersebut tampak tebal, bertahan lama, dan menyerupai buih pada bir atau telur yang digoreng, Anda harus waspada.

“Jika urine selalu berbusa, itu menandakan proteinuria, yaitu kondisi di mana terlalu banyak protein yang bocor ke dalam urine akibat penyaring ginjal yang bermasalah,” jelas Dr. Bhoopat dan Dr. Mittal.

2. Perubahan Warna yang Mencolok

Warna urine ideal manusia adalah kuning pucat. Perubahan warna yang drastis bisa menjadi petunjuk kondisi kesehatan:

-Kuning Tua & Oranye: Indikasi dehidrasi ringan hingga berat.

-Merah: Bisa menjadi tanda adanya darah akibat infeksi, batu ginjal, hingga tumor.

Baca Juga: Stroke dan Jantung Kini Incar Usia 20-an, Dokter Gia Pratama Bongkar Penyebabnya!

-Cokelat Tua: Mengindikasikan masalah serius pada hati atau penyakit ginjal kronis.

-Keruh: Seringkali merupakan tanda infeksi saluran kemih (ISK).

3. Meningkatnya Frekuensi Buang Air Kecil (BAK) di Malam Hari

Sering terbangun di malam hari hanya untuk buang air kecil bisa menjadi sinyal bahwa filter ginjal Anda mulai rusak. Dr. Bhoopat menyebutkan bahwa ketika fungsi ginjal menurun, keinginan untuk BAK di malam hari akan meningkat secara signifikan dibandingkan biasanya.

4. Bau Menyengat dan Urine Keruh

Ginjal berfungsi menyaring racun dari darah. Ketika fungsi ini terganggu, racun akan menumpuk dan memengaruhi aroma urine.

“Kondisi ini membuat urine berbau amonia yang busuk secara terus-menerus,” tutur Dr. Bhoopat. Urine yang keruh secara konsisten juga menandakan adanya penumpukan zat yang seharusnya terbuang.

5. Muncul Rasa Nyeri dan Terbakar

Jangan abaikan rasa nyeri, sensasi terbakar, atau munculnya darah saat buang air kecil. Menurut Dr. Mittal, sensasi tidak nyaman ini adalah gejala infeksi atau peradangan pada saluran kemih. Jika tidak segera ditangani, infeksi tersebut berisiko menjalar dan merusak ginjal secara permanen.

Jika Anda mengalami salah satu atau kombinasi dari gejala di atas secara terus-menerus, sangat disarankan untuk segera melakukan pemeriksaan medis ke dokter spesialis urologi atau penyakit dalam untuk mendapatkan penanganan dini sebelum kerusakan ginjal bertambah parah. (mna)

Read Entire Article
Tenaga Kerja | | | |