Beranda Keuangan Rupiah Dibuka Melemah, Hari Ini Tembus Rp17.400 per Dolar AS
Ilustrasi rupiah melenah terhadap dollar Amerika Serikat. Foto: Dok. JawaPos.com.
RADARBEKASI.ID, BEKASI – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali menunjukkan tren pelemahan pada pembukaan perdagangan Selasa pagi (5/5/2026).
Mengacu pada data Bloomberg hingga pukul 09.05 WIB, rupiah tercatat turun 11 poin atau sekitar 0,06 persen ke posisi Rp17.405 per dolar AS. Pada perdagangan sebelumnya, Senin, keradarbemarin tercatat Rupiah juga ditutup melemah 57 poin ke level Rp17.394 per dolar AS.
Pengamat pasar uang Lukman Leong menilai, tekanan terhadap rupiah masih berpotensi berlanjut seiring meningkatnya tensi geopolitik di kawasan Timur Tengah yang memicu sentimen negatif di pasar global.
Meski demikian, pelemahan rupiah diperkirakan tidak akan berlangsung terlalu dalam. Pasalnya, pelaku pasar saat ini cenderung menahan posisi sambil menunggu rilis data Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia kuartal I-2026 dari Badan Pusat Statistik (BPS).
BACA JUGA: Rupiah Anjlok Tembus ke Posisi Rp17.255 per Dolar AS
“Perlemahan diperkirakan akan terbatas, dengan investor menantikan data PDB kuartal I Indonesia yang akan dirilis siang ini,” kata Lukman.
Di sisi lain, pengamat pasar uang Ibrahim Assuaibi menyoroti kondisi fundamental ekonomi domestik yang dinilai masih beragam. Ia menyebut, meski neraca perdagangan Indonesia masih mencatatkan surplus selama 19 bulan berturut-turut, indikator lain justru menunjukkan tekanan.
Salah satunya terlihat dari data Purchasing Managers’ Index (PMI) manufaktur Indonesia yang berada di bawah level 50 persen atau mengalami kontraksi, yang menandakan adanya perlambatan aktivitas produksi di sektor industri.
“Investor tidak melihat dari neraca perdagangan yang bagus, tetapi melihat dari data PMI Manufaktur Indonesia yang terjadi kontraksi di bawah 50 persen,” ujar Ibrahim. (zak)

8 hours ago
14

















































