Tak Lagi Cemas saat Hujan, Rumah Buruh Cuci di Cikarang Kini Berdiri Kokoh

12 hours ago 17

Beranda Cikarang Tak Lagi Cemas saat Hujan, Rumah Buruh Cuci di Cikarang Kini Berdiri Kokoh

Acara peresmian bedah rumah milik Yani di Kampung Mariuk Poncol, Desa Ganda Mekar, Kecamatan Cikarang Barat, Jumat (22/5). FOTO: ARIESANT/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Senyum bahagia terpancar dari wajah Yani (45), buruh cuci asal Kampung Mariuk Poncol, Desa Ganda Mekar, Kecamatan Cikarang Barat. Rumah yang belasan tahun ditempatinya dalam kondisi lapuk dan bocor kini berubah total menjadi bangunan kokoh.

Yani tak pernah menyangka proposal yang diajukan pengurus RT setempat kepada PT Harrosa Darma Nusantara mampu mengubah tempat tinggalnya secara drastis melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

“Gak nyangka. Aa bedah rumah ini saya bersyukur banget, alhamdulillah,” kata Yani, Jumat (22/5).

Bagi ibu tunggal yang telah membesarkan tiga anak seorang diri sejak suaminya meninggal 13 tahun lalu, renovasi rumah berukuran 4×8 meter itu menjadi berkah besar.

Sementara itu, Public Relations PT Harrosa Darma Nusantara, Muhammad Azis, mengungkapkan proses bedah rumah tersebut dilakukan dengan merancang ulang bangunan dari awal. Rumah dibongkar total hingga pembangunan pondasi baru. Total biaya perbaikan mencapai Rp210 juta, termasuk pengadaan interior dan furnitur baru.

“Rumahnya kita bongkar total lalu dibangun kembali. Kita buat desainnya juga, jadi kurang lebih tiga bulan pengerjaannya,” kata Azis.

Selain rumah Yani di Desa Ganda Mekar, perusahaan juga membedah rumah milik Asep Saifullah (27) dan Pasu (48) di Kampung Jarakosta, Desa Danau Indah, dengan ukuran masing-masing 7×12 meter. Menurut Azis, legalitas lahan menjadi syarat utama sebelum bantuan direalisasikan.

“RT mengajukan proposal bahwa ada warga yang memang tidak mampu dan rumahnya tidak layak. Setelah itu kita cek status tanahnya. Kalau hak milik baru kita bangun,” sambungnya.

Ke depan, PT Harrosa Darma Nusantara berkomitmen menjaga kesinambungan program tersebut sebagai bentuk kontribusi nyata bagi masyarakat kurang mampu, terutama warga yang tinggal di sekitar kawasan industri.

“Insya Allah ke depan kita programkan satu tahun sekali. Kalau memang urgent dan masyarakatnya benar-benar membutuhkan bisa lebih dari satu rumah,” pungkasnya. (ris)

Read Entire Article
Tenaga Kerja | | | |