SMP Negeri 1 Cikarang Pusat Edukasi Siswa Kelola Sampah

19 hours ago 12

Beranda Cikarang SMP Negeri 1 Cikarang Pusat Edukasi Siswa Kelola Sampah

FOTO BERSAMA: Kepala SMP Negeri 1 Cikarang Pusat, Nurul Huda, foto bersama dengan siswa usai kegiatan edukasi pengelolaan sampah. FOTO: ISTIMEWA

RADARBEKASI.ID, BEKASI – SMP Negeri 1 Cikarang Pusat bersama organisasi Save the Children mengedukasi siswa tentang pengelolaan sampah. Kegiatan ini dilakukan untuk menumbuhkan kesadaran siswa dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Puluhan siswa kelas VII, VIII, dan IX mengikuti kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah tersebut. Kegiatan turut dihadiri perwakilan Save the Children Indonesia, guru, serta Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi.

Kepala SMP Negeri 1 Cikarang Pusat, Nurul Huda, mengatakan siswa mendapatkan materi mengenai pemilahan sampah, dampak sampah plastik terhadap lingkungan, serta pengelolaan sampah dengan konsep 3R, yakni Reduce, Reuse, dan Recycle.

Tidak hanya menerima materi, siswa juga diajak mempraktikkan langsung pemilahan sampah organik dan anorganik. Mereka kemudian mendapatkan pelatihan dan pembinaan pemanfaatan sampah selama enam bulan.

Melalui program tersebut, siswa diharapkan mampu menerapkan pengelolaan sampah sekaligus memiliki keterampilan yang dapat dikembangkan menjadi kegiatan bernilai ekonomis.

“Jadi siswa nantinya mendapatkan keterampilan. Kerja sama ini sudah berjalan sejak tahun lalu dan pada tahun ini kembali berlanjut. Para siswa juga diajak turun ke masyarakat untuk memberikan sosialisasi mengenai bagaimana menjaga lingkungan,” jelasnya.

Menurut Nurul, kerja sama dengan Save the Children menjadi langkah nyata sekolah dalam membentuk karakter siswa yang peduli terhadap lingkungan. Edukasi tidak hanya diarahkan pada pemahaman teori, tetapi juga pembiasaan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami ingin siswa tidak hanya paham teori, tetapi juga terbiasa menerapkan pengelolaan sampah di sekolah maupun di rumah,” ujarnya.

Program tersebut merupakan bagian dari kampanye lingkungan yang menyasar anak usia sekolah. Nurul menilai anak-anak memiliki peran penting dalam mendorong perubahan kebiasaan masyarakat, terutama dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Melalui kegiatan pengelolaan sampah ini, kami ingin menanamkan kebiasaan baik sejak dini. Jika anak sudah terbiasa memilah sampah, maka dampaknya akan besar untuk masa depan lingkungan Kabupaten Bekasi,” katanya. (and)

Read Entire Article
Tenaga Kerja | | | |