Siqom Dorong UMKM Kabupaten Bekasi Naik Kelas

6 hours ago 10

Beranda Politik Siqom Dorong UMKM Kabupaten Bekasi Naik Kelas

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Siti Qomariyah

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Bekasi, Siti Qomariyah, mendorong percepatan digitalisasi dan peningkatan daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai langkah strategis untuk memperkuat ekonomi masyarakat di tingkat desa.

Perempuan yang akrab disapa Siqom itu mengapresiasi kreativitas pelaku UMKM lokal yang menghasilkan beragam produk, mulai dari kuliner tradisional, kerajinan, hingga produk kreatif lainnya.

“Saya melihat kreativitas pelaku UMKM lokal yang menghasilkan berbagai produk kuliner tradisional, kerajinan, dan produk kreatif yang berkontribusi terhadap perekonomian masyarakat. Menurut saya potensi tersebut perlu terus didorong agar mampu berkembang dan bersaing di pasar yang lebih luas,” ujar Siqom, kepada Radar Bekasi, Senin (6/7).

Anggota Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat itu mengatakan, pelaku UMKM tidak cukup hanya memiliki produk berkualitas, tetapi juga harus mampu meningkatkan kualitas kemasan serta memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas pasar.

Menurutnya, pelatihan pengemasan produk (packaging) dan pemasaran digital menjadi kebutuhan penting di tengah pesatnya perkembangan ekonomi digital. Selain meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk, pemanfaatan marketplace serta berbagai platform digital juga membuka peluang pasar yang lebih luas bagi pelaku UMKM.

“Transformasi digital bagi UMKM harus didukung dengan pendampingan berkelanjutan agar masyarakat mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan perubahan pola pemasaran,” ucapnya.

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai NasDem itu berharap pelaku UMKM di Kabupaten Bekasi terus berinovasi, memanfaatkan teknologi, dan meningkatkan daya saing produknya sehingga mampu menjadi salah satu pilar penguatan ekonomi masyarakat.

“Kita ingin pelaku UMKM di desa mampu naik kelas. Dengan peningkatan kualitas produk, kemasan yang lebih baik, dan pemasaran digital yang efektif, maka peluang untuk berkembang akan semakin besar,” katanya.

Siqom mengungkapkan, aspirasi mengenai penyediaan fasilitas promosi dan ruang pamer bagi produk unggulan menjadi salah satu masukan yang paling sering diterimanya dari masyarakat. Aspirasi tersebut, kata dia, akan dibawa dan diperjuangkan di tingkat Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Berbagai aspirasi tersebut akan menjadi bahan evaluasi dan pengawalan dalam pelaksanaan fungsi DPRD Provinsi Jawa Barat, khususnya terkait program pemberdayaan ekonomi masyarakat dan pengembangan UMKM,” jelasnya. (adv/pra)

Read Entire Article
Tenaga Kerja | | | |