Beranda Berita Utama Asep Surya Atmaja Ditunjuk Jadi Ketua Exco Partai Buruh Kabupaten Bekasi
Asep Surya Atmaja ditunjuk sebagai Ketua Exco Partai Buruh Kabupaten Bekasi berdasarkan hasil rapat internal yang digelar Jumat (3/7) lalu. FOTO: ARIESANT/RADAR BEKASI
RADARBEKASI.ID, BEKASI – Drama terkait siapa yang akan menakhodai Exco Partai Buruh Kabupaten Bekasi akhirnya berakhir. Asep Surya Atmaja ditunjuk sebagai ketua baru berdasarkan hasil rapat internal yang digelar Jumat (3/7) lalu.
Penunjukan Asep sebagai Ketua Exco Partai Buruh Kabupaten Bekasi dinilai menjadi angin segar bagi internal partai dalam menghadapi Pemilu 2029 mendatang. Terlebih, saat ini Asep juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi.
Ketua Exco Partai Buruh Jawa Barat, Suparno, mengatakan penunjukkan Asep Surya Atmaja sebagai ketua Partai Buruh merupakan hasil kesepakatan dalam rapat Exco tingkat kabupaten/kota. Selain Asep sebagai ketua, struktur kepengurusan baru juga menetapkan Surohman sebagai sekretaris dan Suminta sebagai bendahara.
“Berdasarkan rapat exco kabupaten/kota, telah disepakati bahwa Pak Plt Bupati (Asep Surya Atmaja) jadi ketua exco, sekretaris bang Surohman, dan bendahara bang Suminta. Cuma SK-nya belum turun,” ujar Suparno, kepada Radar Bekasi, Senin (6/7).
Menurut Suparno, terpilihnya Asep menjadi momentum bagi Partai Buruh untuk memperluas jangkauan politiknya. Partai tersebut, kata dia, tidak hanya menyasar kalangan pekerja, tetapi juga kelompok masyarakat lainnya.
“Harapannya Plt bupati yang sekarang sebagai ketua partai, maka harus mengembangkan Partai Buruh ke konstituen yang bukan hanya Buruh tetapi juga petani maupun masyarakat-masyarakat di luar buruh,” jelasnya.
Sementara, Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Exco Partai Buruh Kabupaten Bekasi, Amir Mahfud, mengatakan penetapan Asep sebagai ketua tinggal menunggu proses pelantikan yang rencananya berlangsung pada 22 Juli.
Amir menyebut, proses penunjukan Asep sempat tertunda akibat dinamika internal partai. Namun setelah persoalan tersebut diselesaikan, Asep akhirnya ditetapkan sebagai Ketua Exco Partai Buruh Kabupaten Bekasi.
“Dinamika itu yang menghambat Pak Plt untuk menjadi ketua exco. Tapi ketika dinamika itu sekarang sudah selesai, ya Pak Plt langsung ditunjuk sebagai ketua,” jelasnya.
Menurut dia, keberadaan Asep diharapkan dapat memperkuat sinergi antara kerja-kerja partai dengan tujuan awal pendirian Partai Buruh.
“Harapannya bisa sinergi dengan kerja-kerja partai dan tujuan kita mendirikan Partai Buruh,” ujarnya.
Sementara itu, Pengamat Lembaga Studi Visi Nusantara (LS Vinus) Bekasi Raya, Afief Ardhila, menilai jabatan tersebut membawa tantangan baru bagi Asep. Selain menjalankan tugas sebagai kepala daerah sementara, Asep juga memiliki tanggung jawab meningkatkan perolehan suara Partai Buruh di Kabupaten Bekasi.
“Bagaimanapun jika bicara peluang maju untuk Pilkada harus dilihat jumlah suara kursi di DPRD. Maka jika dokter Asep tidak bisa menaikan kursi menjadi satu fraksi, kemungkinan besar akan sulit mendapatkan tiket maju untuk menjadi Bupati Bekasi kembali,” jelasnya.
Afief juga mengingatkan agar Asep tetap menjaga fokus pada tugas pemerintahan sebagai pimpinan eksekutif. Menurut dia, jabatan publik harus tetap dijalankan secara profesional dan tidak bercampur dengan kepentingan politik praktis.
“Jangan sampai Dokter Asep menghalalkan segala cara misal jual beli jabatan, jual beli proyek yang bertujuan untuk membesarkan partainya. Sehingga terjadi OTT lagi itu yang tidak kami harapkan sebagai masyarakat Kabupaten Bekasi,” jelasnya. (pra)

6 hours ago
7

















































