RADARBEKASI.ID, BEKASI — Dalam upaya memperkuat sinergi dengan dunia usaha sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan dan fasilitasi kepabeanan, Bea Cukai Cikarang melaksanakan kegiatan Customs Visit Customer (CVC) ke PT Dawee Electronics Indonesia pada Senin, 21 September 2026.
Kegiatan CVC merupakan salah satu bentuk komunikasi langsung antara Bea Cukai Cikarang dengan pengguna jasa untuk memperoleh gambaran mengenai perkembangan kegiatan usaha, mendengarkan aspirasi serta kendala yang dihadapi perusahaan, sekaligus mengevaluasi pelaksanaan layanan kepabeanan di lapangan.
Melalui kunjungan tersebut, Bea Cukai Cikarang berupaya memastikan pelayanan yang diberikan dapat terus menyesuaikan dengan kebutuhan dunia usaha yang dinamis.
PT Dawee Electronics Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak di bidang produksi Printed Circuit Board (PCB) dengan nilai investasi sekitar USD22 juta. Dalam menjalankan kegiatan usahanya, perusahaan telah menyerap sekitar 195 tenaga kerja serta memiliki orientasi ekspor yang cukup besar, dengan sekitar 70 persen hasil produksinya dipasarkan ke berbagai negara, antara lain Thailand, Vietnam, Myanmar, dan India.
Dalam pertemuan tersebut, pihak perusahaan menyampaikan perkembangan kegiatan usaha serta berbagai dinamika yang dihadapi dalam menjalankan proses produksi dan kegiatan ekspor. Salah satu perkembangan yang menjadi perhatian adalah rencana pengembangan produksi menuju komponen elektronik berteknologi tinggi untuk kebutuhan industri otomotif.
Pengembangan tersebut ditargetkan dapat mulai direalisasikan pada tahun depan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk meningkatkan kapasitas dan diversifikasi produk sekaligus menangkap peluang pertumbuhan industri elektronik dan otomotif yang terus berkembang.
Selain membahas perkembangan usaha, diskusi juga menjadi ruang bagi perusahaan untuk menyampaikan sejumlah tantangan yang dihadapi, khususnya berkaitan dengan biaya produksi dan rantai pasok industri. Berbagai faktor tersebut menjadi bagian penting yang perlu diperhatikan bersama karena memiliki keterkaitan langsung dengan keberlangsungan kegiatan produksi, efisiensi operasional, serta daya saing perusahaan di tengah persaingan industri global.
Bea Cukai Cikarang menyambut baik berbagai informasi dan masukan yang disampaikan oleh perusahaan. Komunikasi secara langsung melalui kegiatan CVC dinilai penting untuk memperoleh pemahaman yang lebih utuh mengenai kondisi nyata yang dihadapi pengguna jasa, sehingga pelayanan dan fasilitasi yang diberikan dapat terus ditingkatkan secara tepat sasaran.
Dalam kesempatan tersebut, turut dibahas implementasi berbagai layanan kepabeanan yang telah dimanfaatkan oleh perusahaan, termasuk penerapan aplikasi SSRM. Berdasarkan penyampaian perusahaan, penerapan SSRM telah berjalan secara efektif dan memberikan dukungan terhadap proses layanan yang dibutuhkan dalam kegiatan operasional perusahaan.
Pemanfaatan digitalisasi layanan tersebut menjadi bagian dari transformasi pelayanan Bea Cukai yang diarahkan untuk menghadirkan proses yang semakin mudah, cepat, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan pengguna jasa. Dengan dukungan sistem digital, diharapkan interaksi antara pengguna jasa dan Bea Cukai dapat berlangsung secara lebih efektif sekaligus memberikan kepastian dalam pelaksanaan layanan.
Kegiatan CVC juga menjadi momentum untuk memperkuat pemahaman bersama bahwa hubungan antara Bea Cukai dan pelaku usaha tidak hanya berkaitan dengan aspek pengawasan dan kepatuhan, tetapi juga mencakup fungsi industrial assistance dan trade facilitator.
Melalui komunikasi yang terbuka, Bea Cukai dapat memperoleh masukan dari dunia usaha, sementara perusahaan mendapatkan ruang untuk menyampaikan kebutuhan serta tantangan yang dihadapi dalam kegiatan perdagangan dan industri.
Bea Cukai Cikarang berkomitmen untuk terus membangun komunikasi yang konstruktif dengan para pengguna jasa. Setiap masukan yang disampaikan menjadi bahan evaluasi dalam upaya menghadirkan pelayanan yang semakin berkualitas dan mampu memberikan nilai tambah bagi dunia usaha.
Kepala Kantor Bea Cukai Cikarang, I Wayan Sapta Dharma, menyampaikan komunikasi secara langsung dengan pengguna jasa menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas pelayanan.
“Melalui Customs Visit Customer, kami ingin mendengar secara langsung perkembangan usaha, kebutuhan, serta tantangan yang dihadapi pengguna jasa. Masukan tersebut menjadi bahan penting bagi kami untuk terus melakukan evaluasi dan memberikan pelayanan yang semakin baik, responsif, serta sesuai dengan kebutuhan dunia usaha,” ujarnya.
Lebih lanjut, sinergi yang terbangun melalui kegiatan CVC diharapkan dapat menciptakan hubungan yang semakin erat antara Bea Cukai dan pelaku usaha. Kolaborasi tersebut tidak hanya mendukung kelancaran proses kepabeanan, tetapi juga diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan daya saing industri nasional.
Dengan orientasi ekspor yang dimiliki PT Dawee Electronics Indonesia serta rencana pengembangan produk menuju komponen elektronik berteknologi tinggi untuk industri otomotif, keberadaan perusahaan menjadi salah satu bagian dari ekosistem industri yang memiliki potensi untuk terus berkembang.
Dukungan terhadap kelancaran kegiatan industri dan perdagangan menjadi salah satu aspek penting dalam menciptakan iklim usaha yang kondusif.
Melalui kegiatan Customs Visit Customer, Bea Cukai Cikarang kembali menegaskan komitmennya untuk mendengar lebih dekat, memahami kebutuhan pengguna jasa, dan melayani dengan lebih baik.
Dengan komunikasi, kolaborasi, dan sinergi yang berkelanjutan, Bea Cukai Cikarang akan terus berupaya menghadirkan pelayanan dan fasilitasi kepabeanan yang mendukung kelancaran industri sekaligus mendorong semakin kompetitifnya produk Indonesia di pasar global. (*)

8 hours ago
10

















































