KPK Geledah Rumah Wakil Ketua DPRD Jabar Terkait Kasus Suap Ijon Proyek Bekasi

6 hours ago 11

Beranda Nasional KPK Geledah Rumah Wakil Ketua DPRD Jabar Terkait Kasus Suap Ijon Proyek Bekasi

Juru bicara KPK Budi Prasetyo, saat memberikan keterangan di gedung Merah Putih KPK. Foto: Zakky Mubarok/radarbekasi.id.

RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi telah melakukan penggeledahan di kediaman Wakil Ketua DPRD Jawa Barat yang juga Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Jawa Barat (DPD PDIP Jabar), Ono Surono.

KPK mengklaim, penggeledahan tersebut bagian dari penyidikan kasus dugaan korupsi ijon proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi, yang menyeret nama Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang (ADK) sebagai tersangka.

“Dalam lanjutan penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait suap ijon proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi, hari ini Rabu (1/4), penyidik melakukan penggeledahan di rumah ONS, yang merupakan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat,” ungkap juru bicara KPK, Budi Prasetyo, Rabu (1/4/2026).

Budi menjelaskan, lokasi rumah yang digeledah berada di wilayah Bandung dan hingga saat ini proses penggeledahan masih berlangsung.

“Lokasi di Kota Bandung. Kegiatan masih berlangsung. Kami akan update perkembangannya,” jelasnya.

Dalam pengembangan kasus tersebut, KPK juga menetapkan dua tersangka lain, yakni Kepala Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan, HM Kunang (HMK) yang merupakan ayah dari Ade Kuswara Kubang (ADK), serta Sarjan dari kalangan swasta.

Ade Kuswara Kunang diduga menerima suap dan gratifikasi dengan total mencapai Rp14,2 miliar selama menjabat sebagai Bupati Bekasi periode 2025–2030.

Dugaan penerimaan itu terbagi dalam dua skema, salah satunya praktik ijon proyek, yakni pemberian uang dari pihak swasta Sarjan (SRJ) sebelum proyek berjalan yang nilainya ditaksir mencapai Rp9,5 miliar sepanjang Desember 2024 hingga Desember 2025.

Istilah ijon dalam kasus ini merujuk pada praktik pemberian dana di luar mekanisme resmi pengadaan, sebagai “uang pelicin” sebelum proyek direalisasikan.

BACA JUGA: KPK Periksa Ketua PDIP Jabar Ono Surono dan Tujuh Pejabat Pemkab Bekasi Terkait Kasus Suap Ade Kuswara Kunang

Sebelumnya, KPK juga telah memanggil Ono Surono ke Gedung Merah Putih KPK pada Kamis (15/1/2026) untuk diperiksa sebagai saksi. Dalam pemeriksaan itu, Ono mengakui mendapat sejumlah pertanyaan terkait dugaan aliran dana suap dalam perkara yang menjerat Ade Kuswara Kunang.

“Ada beberapa yang ditanyakan. Iya (dicecar soal aliran uang),” ucap Ono usai pemeriksaan.

Meski demikian, Ono belum mengungkap secara rinci materi pemeriksaan tersebut. Ia menyebut penyidik lebih mendalami perannya sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan (PDIP) Jawa Barat, bukan dalam kapasitasnya sebagai Wakil Ketua DPRD Jawa Barat.

Adapun Ade Kuswara Kunang diketahui merupakan kader PDIP yang menjabat sebagai Ketua DPC PDIP Kabupaten Bekasi. (zak)

Read Entire Article
Tenaga Kerja | | | |