Disomasi Rp10,7 Miliar oleh Keyndah, Clara Shinta Siap Somasi Balik Pihak yang Diduga Selingkuhan Suami

5 hours ago 7

RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Polemik rumah tangga antara Clara Shinta dan Muhammad Alexander Assad kini memasuki babak baru yang semakin rumit.

Tak hanya berujung pada gugatan cerai, konflik ini juga melebar ke ranah hukum setelah muncul tuntutan bernilai fantastis dari pihak ketiga.

Sosok Tri Indah Ramadhani atau yang dikenal sebagai Keyndah melayangkan somasi kepada Clara dengan nilai mencapai Rp10,7 miliar, hampir menyentuh Rp11 miliar.

Angka tersebut langsung menyita perhatian publik, apalagi muncul di tengah kondisi rumah tangga Clara yang sedang berada di ujung tanduk.

“Saya mendapatkan surat somasi dari saudari Indah dengan permintaan penggantian ganti rugi atas psikisnya yang terganggu, dan terganggunya pekerjaan dengan nilai yang cukup fantastis, Rp10,7 miliar,” ungkap Clara Shinta saat konferensi pers di Jakarta Selatan.

Somasi itu berkaitan dengan dampak yang dirasakan Tri Indah setelah dugaan video call sex (VCS) dengan Alexander Assad tersebar luas ke publik.

Menurut Clara, pihak Tri Indah merasa mengalami tekanan psikologis serta gangguan dalam pekerjaannya akibat namanya ramai diperbincangkan di media sosial.

Dalam konferensi pers di Jakarta Selatan pada 14 April 2026, Clara mengungkapkan bahwa dirinya menerima tuntutan tersebut dengan nilai yang tidak sedikit.

Ia menyebut permintaan ganti rugi itu didasarkan pada klaim terganggunya kondisi psikis dan karier dari pihak yang melayangkan somasi.

Situasi ini membuat Clara merasa berada di posisi yang tidak adil. Melalui kuasa hukumnya, Sunan Kalijaga, ia menyampaikan kekecewaannya.

Menurut Clara, justru dirinya yang paling banyak mengalami kerugian dalam konflik ini—mulai dari rumah tangga yang hancur hingga dampak psikologis yang dirasakan oleh dirinya dan anak-anaknya.

“Tadi klien kami menyampaikan, ‘Kok enggak adil ya, Bang? Kok enggak adil sekali’. Sementara yang banyak kerugiannya itu dari pihak saya. Rumah tangga hancur, anak-anak bertanya bapaknya di mana, psikis dan mental saya juga jatuh,” tutur Sunan Kalijaga.

Baca Juga: Hina Orang Gemuk, Steven Wongso Justru Kena ‘Tamparan’ Telak dari Deddy Corbuzier

Sunan Kalijaga juga menegaskan bahwa kondisi kliennya saat ini sangat terpukul. Selain harus menghadapi perceraian, Clara juga harus menjelaskan situasi yang terjadi kepada anak-anaknya, yang ikut merasakan dampak dari konflik tersebut.

Awal Mula Konflik

Permasalahan ini bermula ketika Clara mengaku menemukan bukti dugaan perselingkuhan sang suami dari ponsel pribadi Alexander Assad. Ia mengungkapkan bahwa rekaman tersebut ditemukan di folder “recently deleted” atau file yang sudah dihapus.

“Saya cek, enggak ada. Saya lihat recently deleted, rupanya ada. Jadi di situ. Sebenarnya pemicunya enggak ada, kecurigaan dan beliau juga enggak ada, enggak ada, maksudnya enggak ada menunjukkan kecurigaan tersebut gitu, jadi enggak ada,” kata Clara Shinta.

Penemuan itu terjadi di saat keduanya sedang menjalani program kehamilan, yang membuat Clara merasa sangat terpukul secara emosional.

Ia mempertanyakan alasan di balik tindakan tersebut, terutama ketika ia merasa sudah menerima kondisi rumah tangga mereka, termasuk saat menghadapi kesulitan ekonomi.

Clara Siapkan Langkah Hukum

Tak tinggal diam, Clara bersama tim kuasa hukumnya kini tengah menyiapkan langkah hukum sebagai respons atas somasi tersebut. Selain memberikan jawaban resmi, pihaknya juga berencana melayangkan somasi balik kepada Tri Indah.

Menurut Sunan Kalijaga, langkah ini diambil karena Clara dinilai sebagai pihak yang paling dirugikan, baik secara pribadi maupun profesional.

“Pertama, kami akan menjawab somasi secara resmi. Lalu, kami juga akan melakukan upaya hukum yaitu mensomasi saudari Indah. Kenapa? Karena klien kami yang paling merasakan kerugian itu,” tegas Sunan Kalijaga.

Ia menyebut kerugian yang dialami kliennya tidak hanya sebatas hancurnya rumah tangga, tetapi juga mencakup kondisi psikologis anak-anak serta reputasi Clara di dunia kerja dan media sosial.

“Klien kami mengalami rusaknya rumah tangga. Lalu terganggunya psikis anak-anak, serta pekerjaan. Klien kami punya nama baik di sosial media dan dalam pekerjaannya,” lanjutnya.

Baca Juga: Penghasilan Pinkan Mambo dari Ngamen Tembus Puluhan Juta per Hari, Arya Khan: Paling Kecil Rp10 Juta

Saat ini, Clara dikabarkan memilih untuk menghentikan sementara aktivitas pekerjaannya. Ia ingin fokus menenangkan diri sekaligus menjalani proses perceraian yang tengah berlangsung di Pengadilan Agama Jakarta Selatan.

Kasus ini pun terus menjadi sorotan publik, mengingat kompleksitasnya yang melibatkan persoalan rumah tangga, dugaan perselingkuhan, hingga tuntutan hukum dengan nilai yang tidak sedikit. (MNA)

Read Entire Article
Tenaga Kerja | | | |