Beranda Berita Utama Bentrok Kelompok Remaja di Babelan, 13 Remaja Diamankan Polisi
Tangakapan layar video bentrokan antarkelompok remaja di Babelan. FOTO: ISTIMEWA
RADARBEKASI,ID, BEKASI — Rekaman video bentrokan antarkelompok remaja di Ujung Harapan, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, beredar luas di jagat maya.
Dalam video yang beredar, sekelompok remaja yang mengendarai sepeda motor datang ke lokasi sambil membawa senjata tajam. Tanpa peringatan, mereka langsung menyerang seorang pemuda yang berada di tempat kejadian perkara (TKP). Satu orang mengalami luka robek di beberapa bagian tubuh akibat serangan tersebut.
Warga sekitar, Junaedi (31), mengatakan aksi tawuran itu terjadi Sabtu (11/4) menjelang subuh. Menurutnya, tawuran melibatkan sejumlah remaja dari dua kampung yang saling berdekatan.
“Kejadiannya pas subuh. Itu tawuran antara anak-anak sini dengan kelompok remaja dari lingkungan sebelah,” ucap Junaedi, Kamis (16/4).
Usai melakukan penyerangan, para pelaku langsung melarikan diri menggunakan sepeda motor. Junaedi menyebut tawuran kerap terjadi di wilayahnya dan meresahkan warga.
“Memang sering ada kejadian seperti ini di sini,” tuturnya.
Sementara itu, Kapolsek Babelan Kompol Wito mengatakan pihaknya langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah menerima laporan dari masyarakat. Menurutnya, aksi tawuran tersebut diduga telah direncanakan sebelumnya.
“Dari hasil penyelidikan, kejadian ini merupakan tawuran antar kelompok remaja yang sebelumnya telah direncanakan,” ujarnya.
Ia menambahkan, satu orang remaja berinisial MSM (19) mengalami luka sabetan senjata tajam jenis celurit. Korban masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Wito menyampaikan, pihaknya telah mengamankan 13 remaja yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan tersebut. Mereka diamankan secara bertahap di lokasi berbeda.
“Pada tahap awal, polisi mengamankan 10 orang yang diduga terlibat,” kata Wito.
Sepuluh remaja itu masing-masing berinisial I.P.B.V (16), D.V.A (23), A.P.A (16), M.Z (15), F.A (16), R.K (15), M.R (14), N.A (15), I.A (16), dan M.H (16).
Setelah dilakukan pengembangkan, polisi kembali mengamankan tiga orang. Ketiga remaja tersebtu masing-masing berinisial AF (23), AH (23), dan RF (19).
Dari hasil pemeriksaan, ketiga terduga pelaku tersebut diduga berperan sebagai eksekutor yang melukai korban menggunakan senjata tajam. Selain mengamankan para pelaku, polisi juga menyita barang bukti berupa satu bilah celurit dan enam unit sepeda motor.
Saat ini, kepolisian masih melakukan pemeriksaan intensif serta menelusuri kemungkinan keterlibatan kelompok lain dalam insiden tersebut.
“Kami pastikan tidak ada tempat bagi pelaku kekerasan untuk bersembunyi. Semua akan kami tindak tegas sesuai hukum,” tutup Wito. (ris)

3 hours ago
11

















































