Disdamkarmat Kota Bekasi Kena Prank, Laporan Evakuasi Ular Ternyata Fiktif

2 hours ago 10

Beranda Berita Utama Disdamkarmat Kota Bekasi Kena Prank, Laporan Evakuasi Ular Ternyata Fiktif

ILUSTRASI: Petugas Disdamkarmat Kota Bekasi. FOTO: RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI — Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bekasi menjadi korban dugaan prank pada Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Sabtu (21/3). Mereka menerima laporan palsu terkait evakuasi ular.

Laporan itu sempat dianggap valid. Petugas langsung bergerak menuju lokasi setelah menerima informasi pada pukul 14.26 WIB dari seseorang bernama Wahyu, yang turut mengirimkan video sebagai bukti.

“Ya kan ada laporan evakuasi ular, jam 14.26 WIB, terus dia ngirimin video juga. Karena menurut kita laporannya valid, ya kita langsung ke lokasi,” kata Ragil, Senin (23/3).

Tim meluncur ke lokasi yang disebutkan pelapor di kawasan Bekasi Timur, tepatnya di Jalan Agus Salim. Namun setibanya di sana, petugas mulai menemukan kejanggalan. Warga sekitar mengaku tidak mengetahui adanya kejadian tersebut. Petugas sempat menelusuri kemungkinan lokasi lain.

“Kita sempat tanya warga, katanya di sini Maps suka ngaco. Mungkin rumahnya di belakang atau di perkampungan lain,” ujarnya.

Bersama Ketua RT setempat, petugas mencoba melacak identitas pelapor. Namun, warga dengan nama yang sama membantah pernah membuat laporan.

Pelapor sempat dihubungi dan mengaku berada di rumah pamannya, bahkan mengirimkan fotokopi KTP. Namun setelah dicek ke alamat yang tertera, pemilik rumah memastikan tidak pernah melapor.

“Kita tanya ke pemilik rumah, ternyata bukan. Nama suaminya juga beda dan dia nggak pernah ngelapor. Dari situ kita simpulkan ini laporan fiktif,” jelas Ragil.

Pihak Disdamkarmat menduga laporan palsu itu sengaja dibuat untuk memicu kehebohan di momen Lebaran. Mereka mengingatkan masyarakat agar tidak bermain-main dengan laporan darurat.

“Jangan main-main dengan laporan. Kasihan kalau ada kejadian yang benar-benar darurat tapi petugas malah tersita di laporan fiktif,” pungkasnya. (oke)

Read Entire Article
Tenaga Kerja | | | |