Dewan Minta Kemkomdigi Perketat Filter Konten Medsos Terkait LGBT

5 hours ago 10

Beranda Politik Dewan Minta Kemkomdigi Perketat Filter Konten Medsos Terkait LGBT

Anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Nawal Husni

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Nawal Husni, meminta pemerintah pusat melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) memperketat penyaringan konten di berbagai platform media sosial yang dinilai mengarah pada perilaku lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT).

Permintaan tersebut disampaikan menyusul meningkatnya perhatian publik dan pemerintah daerah terhadap fenomena penyimpangan seksual yang belakangan ini turut menjadi sorotan di Kota Bekasi.

Nawal menilai, pemerintah daerah perlu berkoordinasi lebih intens dengan Kemkomdigi, mengingat penyebaran konten di media sosial dinilai menjadi salah satu faktor yang memengaruhi munculnya fenomena tersebut di masyarakat.

Ia mencontohkan langkah pemerintah ketika menghadapi situasi kerusuhan yang biasanya diikuti dengan pembatasan akses atau penyaringan konten di media sosial untuk mencegah eskalasi informasi.

“Nah apa bedanya sekarang dengan LGBT, makanya Pemerintah Kota Bekasi harus meminta kepada Kemkomdigi untuk memfilter konten-konten yang ada di Tiktok, Instagram, X, Facebook, karena mereka beredarnya melalui itu semua,” katanya.

Nawal juga menyebut sejumlah kasus yang pernah terjadi di wilayah Bekasi diduga berawal dari interaksi di media sosial, termasuk melalui grup percakapan di WhatsApp, X, hingga Telegram.

“Setiap ada penggerebekan mengenai LGBT, mengenai homoseksual, dan lain-lainnya yang ada kejadian belum lama di hotel Harapan Indah, itu berawal dari medsos, bentuklah grup whatsapp, bentuklah grup X, bentuklah grup yang ada di telegram, kalau zaman dulu kan enggak ada,” sambungnya.

Di sisi lain, DPRD Kota Bekasi melalui Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) juga tengah membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) terkait penanggulangan penyimpangan seksual.

“Pelarangan di Kota Bekasi tentang LGBT, setahu saya di Bapemperda sedang digodok. Artinya, itu harus segera dibahas,” pungkasnya. (pra)

Read Entire Article
Tenaga Kerja | | | |