Timnas Futsal Indonesia Juara 2 ASEAN Championship 2026

18 hours ago 15

RADARBEKASI.ID, THAILAND – Perjalanan panjang Timnas Futsal Indonesia di ajang ASEAN Futsal Championship 2026 atau Piala AFF berakhir dengan hasil pahit.

Pasalnya tim Garuda gagal untuk kembali membawa pulang trofi, usai takluk 1-2 dari tuan rumah Thailand pada partai final yang digelar di Nanthaburi, Minggu (12/4/2026) malam.

Meski begitu, tim asuhan Hector Souto sejatinya sempat memberi perlawanan sengit sebelum akhirnya tumbang di laga penentuan.

Indonesia menyerah 1-2 setelah lebih dulu bermain imbang 1-1 di babak pertama. Pada paruh kedua, Thailand mampu membalikkan keadaan dan mempertahankan keunggulan hingga laga usai.

BACA JUGA: Timnas Futsal Indonesia Tantang Thailand Lagi di Final ASEAN Championship 2026

Jalannya Pertandingan

Sejak peluit awal dibunyikan, Indonesia tampil penuh percaya diri tanpa rasa gentar menghadapi tekanan publik tuan rumah.

Permainan agresif dengan pressing tinggi membuat Thailand kesulitan membangun serangan. Beberapa kali lawan kehilangan bola di area berbahaya akibat tekanan rapat yang diterapkan pemain Indonesia.

Strategi tersebut membuat alur permainan Thailand tak berkembang. Bola yang berhasil direbut langsung diubah menjadi skema serangan balik cepat yang cukup merepotkan pertahanan lawan.

Meski tampil menekan, hingga 10 menit laga berjalan kedua tim belum mampu memecah kebuntuan. Duel berlangsung hati-hati dengan pertahanan solid di kedua kubu, meski serangan kerap terburu-buru saat memasuki area akhir.

Kesempatan emas datang pada menit ke-13. Adityas Priambudi melepaskan tendangan keras kaki kiri, namun masih mampu ditepis penjaga gawang Thailand sebelum berubah menjadi serangan balik cepat.

Gol yang ditunggu akhirnya lahir saat babak pertama menyisakan 04.13 menit. Berawal dari situasi kick in, Adityas mengirim umpan matang yang diselesaikan Andres Dwi untuk membawa Indonesia unggul 1-0.

Keunggulan itu membuat tensi pertandingan meningkat. Thailand yang tertinggal langsung merespons dengan menaikkan intensitas serangan.

Menjelang turun minum, laga sempat diwarnai momen krusial ketika wasit melakukan peninjauan melalui video support.

Insiden yang melibatkan Muhammad Osamanmusa dan Muhammad Sanjaya sempat memancing perdebatan, namun wasit memutuskan tidak terjadi pelanggaran.

Tak lama berselang, Thailand mendapat second penalty. Itticha Praphaphan yang maju sebagai algojo sukses menaklukkan Angga meski sang kiper sempat menebak arah bola.

Skor 1-1 bertahan hingga jeda dan membuat pertandingan semakin terbuka pada babak kedua. Thailand tampil lebih berani lewat kombinasi umpan pendek serta tembakan jarak jauh.

Di awal babak kedua, tekanan bertubi-tubi langsung dilancarkan Thailand. Dalam tiga menit pertama, Angga Ariansyah tercatat melakukan sedikitnya empat penyelamatan penting demi menjaga harapan Indonesia.

Kerja keras kolektif juga diperlihatkan para pemain outfield seperti Dewa Rizki dan kolega. Mereka dipaksa bertahan lebih dalam untuk meredam gelombang serangan lawan.

Petaka datang saat laga menyisakan sembilan menit. Panut Kittipanuwong melepaskan tendangan keras dari jarak jauh yang gagal dihentikan, membawa Thailand berbalik unggul 2-1.

Tertinggal satu gol, Indonesia langsung meningkatkan tempo permainan. Serangan dibangun lebih cepat demi mengejar ketertinggalan.

Sejumlah peluang emas sempat tercipta melalui tendangan keras para pemain Garuda. Namun, kiper Thailand Theerawat Kaewwilai tampil sigap menggagalkan upaya penyama kedudukan.

Memasuki enam menit akhir, Indonesia menerapkan strategi power play. Guntur Sulistyo dipercaya mengambil peran sebagai kiper menyerang untuk menambah daya dobrak.

Skema itu sempat menghadirkan beberapa peluang berbahaya. Sayangnya, penyelesaian akhir masih menjadi kendala karena eksekusi belum maksimal.

Walau permainan berjalan sesuai rencana, keberuntungan belum berpihak kepada Indonesia. Beberapa kesempatan emas gagal berbuah gol penyeimbang.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-1 untuk kemenangan Thailand tetap bertahan. Hasil itu memastikan Indonesia menutup turnamen sebagai runner up.

Susunan pemain Thailand Vs Indonesia

Indonesia starter: Angga Ariansyah (PG), Dewa Rizki, Andre Dwi, Andaruas Kareth, dan Guntur Sulistyo. Sementara cadangan diisi Muhammad Albagir (PG), Cris Daniel Yeimo, Dipo Arrahman, hingga Imam Anshoru Rahman.

Thailand starter: Theerawat Kaewwilai (PG) tampil sejak awal bersama Itticha Praphaphan, Panut Kittipanuwong, Muhammad Osamanmusa, dan Apiwat Chaemcharoen. Sedangkan bangku cadangan diperkuat Teerarat Oratai hingga Therdsak Charoenphong. (zak)

Read Entire Article
Tenaga Kerja | | | |