Beranda Berita Utama Saung Keramba Situ Rawa Gede Porak-poranda Diterjang Angin Kencang
PORAK PORANDA: Sejumlah bangunan saung di kawasan wisata Situ Rawa Gede, Bojong Menteng, Kota Bekasi, hancur akibat diterjang angin puting beliung, Minggu (12/4). RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI.
RADARBEKASI.ID, BEKASI – Angin puting beliung menerjang kawasan wisata Saung Keramba Situ Rawa Gede, Kelurahan Bojong Menteng, Rawalumbu, Kota Bekasi, pada Minggu (12/4) sore.
Terjangan angin yang datang secara tiba-tiba itu merusak sedikitnya tujuh bangunan saung dan satu panggung utama.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB saat kondisi kawasan wisata tengah ramai pengunjung. Hujan deras yang mengguyur wilayah itu disusul angin kencang yang berputar dari dua arah hingga menyapu area saung.
“Awalnya angin datang dari arah utara, muter dan langsung merobohkan bangunan. Tidak lama, angin kembali datang dari arah selatan dan memutar lagi,” ujar pengelola wisata, Muhamad Hujat, Senin (13/4).
Menurut dia, durasi angin puting beliung berlangsung singkat, hanya beberapa menit. Namun kekuatannya cukup besar hingga membuat bangunan saung ambruk dan atap panggung beterbangan.
Saat kejadian, lanjut Hujat, kawasan wisata dipadati pengunjung yang datang untuk berlibur di akhir pekan. Beruntung, pihak pengelola sigap mengarahkan pengunjung untuk menjauh dari lokasi sesaat sebelum bangunan roboh.
“Pengunjung banyak karena hari Minggu, tapi langsung kami arahkan pindah ke tempat yang lebih aman. Alhamdulillah tidak ada korban,” katanya.
Akibat kejadian ini, sedikitnya tujuh saung dilaporkan rusak parah dan tidak dapat digunakan kembali. Selain itu, panggung utama di kawasan wisata juga mengalami kerusakan akibat terjangan angin.
Kerugian akibat bencana tersebut ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. “Kalau ditotal, kerugian hampir Rp700 juta,” ungkapnya.
Pasca kejadian, pengelola mulai melakukan pembersihan puing bangunan yang berserakan di lokasi. Namun, proses perbaikan disebut masih terkendala biaya.
“Kami berupaya memperbaiki, tapi memang butuh biaya besar. Kalau ada dana, akan segera diperbaiki,” tambahnya.
Hingga kini, kawasan wisata tersebut masih dalam tahap penanganan dan belum sepenuhnya beroperasi normal. (rez)

5 hours ago
10

















































