Beranda Cikarang Sampah Dibiarkan Menumpuk di Dekat Kantor Pemkab Bekasi
KUMUH: Sampah dibiarkan menumpuk di Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Rabu (4/3). FOTO: ANDI MARDANI/RADAR BEKASI
RADARBEKASI.ID, BEKASI – Sampah dibiarkan menumpuk di Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat. Ironisnya, lokasinya hanya berjarak tak jauh dari Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi.
Warga sekitar, Hendri, mengatakan tumpukan sampah di dekat Tempat Pemakaman Umum (TPU) itu sudah ada sejak sekitar lima tahun terakhir. Padahal, sebelumnya sempat dipasang spanduk larangan membuang sampah.
“Tempat sampah tersebut ada sekitar lima tahun belakangan ini,” kata Hendri.
Menurutnya, tumpukan sampah tersebut sangat mengganggu warga, terutama saat musim hujan dan angin kencang. Sampah kerap berserakan hingga ke halaman rumah dan menimbulkan bau tak sedap.
“Kami berharap bisa ditutup sampah liar tersebut. Karena baunya sangat mengganggu,” kata Hendri.
Sementara, Pelaksana Tugas Camat Cikarang Pusat, Mamat Raharjo, mengakui masih adanya tumpukan sampah liar tersebut. Ia menyebut keterbatasan pelayanan menjadi salahsatu penyebab belum tertanganinya persoalan itu secara maksimal.
Pihak kecamatan, kata dia, telah berkoordinasi dengan pemerintah desa dan mendorong peran aktif pengurus RW untuk membentuk bank sampah.
“Kami telah mensosialisasikan supaya pihak RW aktif untuk membentuk bank sampah. Sehingga penumpukan sampah dapat dikendalikan melalui bank sampah,” jelasnya.
Sementara itu, Juru Bicara Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, Dedi Kurniawan, mengungkapkan produksi sampah di Kabupaten Bekasi mencapai sekitar 2.400 ton per hari. Dengan armada sekitar 200 truk pengangkut, pelayanan dinilai belum optimal.
Berdasarkan hasil kajian, idealnya dibutuhkan sekitar 600 truk untuk melayani pengangkutan sampah secara maksimal.
“Kalau mengacu Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, masalah sampah menjadi tanggung jawab bersama. Namun kami tetap berupaya memaksimalkan pelayanan di tengah keterbatasan kemampuan keuangan daerah,” tandasnya. (and)

23 hours ago
15

















































