Operasional Tirta Kalimalang Tunggu Jembatan Kedua dan Perahu, Paling Lambat Oktober

14 hours ago 16

Beranda Berita Utama Operasional Tirta Kalimalang Tunggu Jembatan Kedua dan Perahu, Paling Lambat Oktober

Pembangunan kawasan wisata air Tirta Kalimalang, Senin (31/8/2026). FOTO: SURYA BAGUS/RADAR BEKASI 

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Kawasan wisata air Tirta Kalimalang belum dapat segera beroperasi hingga akhir Agustus. Pemerintah Kota Bekasi menargetkan kawasan wisata sepanjang dua kilometer itu mulai dibuka paling lambat Oktober mendatang.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengatakan penataan kawasan Kalimalang masih berlangsung, termasuk pembangunan pedestrian. Penataan pedestrian tersebut akan dibuat dengan konsep tematik di sejumlah titik.

“Yang dekat Pura itu kita mau bikin seperti semacam ornamen Bali, kita juga minta perbaikan yang ada di Al Azhar sehingga ornamennya juga mungkin nuansanya lebih ke islami. Jadi ada satu tematik di sepanjang Kalimalang,” katanya, Senin (31/8/2026).

Selain pedestrian, pembangunan jembatan lengkung juga masih berlangsung. Dari total lima jembatan yang direncanakan, saat ini baru tiga jembatan yang telah terbangun.

“Masih harus ada jembatan dua lagi yang akan kita lakukan peninggian, termasuk juga di dalamnya juga ada beberapa yang harus kita lakukan pembongkaran,” tambahnya.

Terpisah, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi, Idi Sutanto, mengatakan progres penataan kawasan wisata tersebut telah mencapai sekitar 80 persen. Operasional masih menunggu penyelesaian jembatan lengkung kedua serta pabrikasi perahu.

BACA JUGA: Aspek Lingkungan Kawasan Tirta Kalimalang Jadi Perhatian Serius

“Tinggal finishing jembatan kedua dan JPO, setelah itu tinggal bongkar jembatan dan perahu sudah pabrikasi,” ucapnya.

Menurut Idi, pemerintah terus mendorong agar kawasan wisata tersebut bisa beroperasi pada akhir September. Namun, jika target tersebut belum tercapai, operasional dipastikan paling lambat Oktober.

“Tapi kita lagi push kalau bisa akhir September ya, cuma paling lama Oktober operasional,” katanya.

Meski kawasan wisata yang akan dioperasikan memiliki panjang sekitar dua kilometer, penataan jembatan dan pedestrian direncanakan berlanjut hingga perbatasan wilayah DKI Jakarta. Saat ini, penataan pedestrian telah terealisasi hingga kawasan Perumahan Jaka Permai, Jakasampurna.

Sebelumnya, pada Mei lalu, Pemkot Bekasi memastikan operasional kawasan wisata Tirta Kalimalang mengalami keterlambatan akibat situasi geopolitik global dan cuaca ekstrem. Kendati demikian, pekerjaan di lapangan hingga kini masih terus berjalan. (sur)

Read Entire Article
Tenaga Kerja | | | |