RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Persiapan menyambut bulan suci Ramadan tahun ini terasa berbeda di kediaman Ruben Onsu. Ada suasana haru, semangat, sekaligus kesungguhan yang begitu terasa. Setelah kembali dari ibadah Umrah, Ruben mengaku mulai menata hati, pikiran, dan jadwalnya untuk menjalani puasa satu bulan penuh dengan lebih khusyuk.
Ramadan kali ini menjadi momen yang sangat ia nantikan. Bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi perjalanan spiritual yang ingin ia jalani secara total sejak hari pertama. Ruben pun menyadari, menjalani puasa bukan hanya soal menahan lapar dan dahaga, melainkan juga kesiapan mental serta pengaturan waktu yang matang.
Menariknya, bukan hanya Ruben yang sibuk mempersiapkan diri. Putra sulungnya, Betrand Peto, atau yang akrab disapa Onyo, ternyata menyimpan antusiasme tersendiri dalam menyambut Ramadan tahun ini.
Meski berbeda keyakinan, Onyo menunjukkan bentuk dukungan yang begitu tulus kepada sang ayah. Jika banyak orang menantikan menu berbuka atau momen ngabuburit, lain halnya dengan remaja bersuara emas ini. Ia justru paling menunggu waktu sahur.
Menurut Ruben, Onyo sudah memiliki “misi khusus”: membangunkan ayahnya untuk sahur setiap hari.
“Kalau dia (Betrand) ngucap langsung (euforia Ramadan) nggak, tapi yang dia tunggu-tunggu itu dia pengen bangunin saya sahur,” ungkap Ruben saat ditemui awak media.
Keinginan sederhana itu menjadi simbol dukungan besar dari seorang anak kepada ayahnya. Onyo ingin memastikan Ruben tidak melewatkan makan sahur, sebagai bekal menjalani puasa seharian penuh.
Di balik semangat tersebut, Ruben mengaku masih harus menyesuaikan pola tidurnya. Ia mempertimbangkan dua pilihan, tidur lebih awal lalu bangun untuk sahur, atau tetap terjaga hingga waktu Subuh dan baru beristirahat setelahnya.
Namun, sebagai seorang ayah, ia tak ingin mengambil keputusan sepihak. Baginya, jadwal anak-anak tetap menjadi prioritas utama.
Baca Juga: Ashanty Ngaku Jadi Terima Lamaran Anang Hermansyah Gegara Ucapan Manis Aurel, Apa Itu?
“Cuma saya belum tahu nih, apakah di sahur ini saya emang tidur dulu baru sahur, atau nanti habis subuh baru tidur. Karena sekarang ada anak, saya harus tahu dulu kegiatan dia di bulan puasa ini apa saja,” tambahnya.
Ruben menegaskan bahwa ia ingin memastikan seluruh kegiatan Betrand selama Ramadan tetap terpantau dan berjalan baik. Ia baru merasa tenang jika pekerjaan dan aktivitas sang anak sudah tertata.
“Minimal prepare pekerjaan dia selesai baru (saya tenang). Jadi saya harus sinkronkan jadwal saya dengan kegiatan anak-anak selama bulan puasa ini,” jelasnya.
Sikap tersebut menunjukkan bahwa di tengah upaya memperbaiki kualitas ibadah, Ruben tetap menempatkan tanggung jawab sebagai orang tua di posisi terdepan.
Antusiasme Ramadan di rumah Ruben bahkan ia ibaratkan seperti hendak menggelar sebuah hajatan besar. Ada rasa berdebar, bahagia, sekaligus persiapan yang detail.
Ia sudah menyiapkan berbagai pernak-pernik pendukung ibadah, termasuk jam alarm khusus pengingat waktu salat. Bagi Ruben, benda sederhana itu akan memiliki makna besar saat Ramadan tiba.
“Tahun ini kan aku ngerasain full dari awal. Jadi rasanya kayak mau ada hajatan. Jam alarm pengingat shalat juga sudah dibeli. Saya bilang, jam ini pasti berharga banget nanti pas puasa, buat nunggu waktu adzan Maghrib,” ujarnya.
Jam tersebut bukan hanya alat pengingat waktu, tetapi simbol komitmennya untuk lebih disiplin dalam beribadah dan menghargai setiap detik di bulan suci.
Baca Juga: Baskara Mahendra Terseret dalam Perang Netizen Korea vs Asia Tenggara di X
Selain persiapan teknis, Ruben juga memperkuat sisi spiritualnya. Ia memperdalam hafalan surat-surat pendek Al-Qur’an dengan bimbingan sahabatnya, Hasbi. Meski sudah menghafal, Ruben mengaku masih sering merasa gugup saat melafalkannya.
Rasa gugup itu, menurutnya, muncul karena kesadaran bahwa ia sedang berhadapan dengan firman Allah.
“Kadang-kadang kita sudah hafal saja, kita nervous. ‘Bi, bi, elu saja Bi (yang baca),’ bisa nervous loh. Di hadapan Allah kita kan deg-degan gitu ya. Tapi yang penting kita dibimbing,” tuturnya. (ce2)

11 hours ago
13
















































