Baskara Mahendra Terseret dalam Perang Netizen Korea vs Asia Tenggara di X

18 hours ago 13

Beranda Entertainment Baskara Mahendra Terseret dalam Perang Netizen Korea vs Asia Tenggara di X

Baskara Mahendra Jadi Korban Komentar Pedas Netizen Asing. Foto: Instagram

RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Platform media sosial X tengah ramai dengan konflik antara netizen Korea Selatan (Knetz) dan pengguna dari negara-negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia. 

Perseteruan ini berlangsung selama beberapa hari terakhir dan bahkan menyeret nama aktor Indonesia, Baskara Mahendra, ke dalam pusaran perdebatan.

Perseteruan ini bermula setelah konser DAY6 di Malaysia. Dilaporkan bahwa beberapa fansite asal Korea Selatan membawa peralatan kamera profesional dan lensa tele, yang sejak awal dilarang oleh promotor acara. 

Insiden ini memicu teguran dari pihak penyelenggara dan staf keamanan. Ketegangan pun meningkat ketika para fansite bereaksi marah, hingga akhirnya mengeluarkan permintaan maaf.

Namun, Knetz yang menyaksikan kejadian ini di media sosial menanggapi dengan komentar bernada rasis, yang memicu kemarahan netizen Indonesia. Beberapa komentar menyebut netizen Asia Tenggara miskin, berkulit gelap, bahkan membandingkan mereka dengan hewan, sehingga memperburuk eskalasi konflik.

Nama Baskara Mahendra tiba-tiba ikut terseret karena salah satu netizen Indonesia menggunakan foto eks-suami Sherina Munaf itu sebagai gambar profil akun X. 

Baca Juga: Terseret Isu Pencucian Uang, Raffi Ahmad Spill Rahasia Rezeki Bisa Mengalir Deras

Tanpa mengetahui bahwa Baskara adalah figur publik di Indonesia, sejumlah akun asing kemudian melontarkan komentar negatif dan menghina fisiknya.

Kejadian ini menunjukkan bagaimana konflik daring dapat dengan cepat melibatkan figur publik secara tidak sengaja, hanya karena kesalahan penggunaan foto di profil media sosial.

Hingga kini, konflik antara Knetz dan netizen Asia Tenggara masih ramai di X, dengan kedua pihak saling bertukar komentar pedas. 

Insiden ini juga menimbulkan diskusi luas soal etika perilaku penggemar, rasialisme, dan bagaimana figur publik bisa terdampak hanya karena salah tafsir pengguna media sosial. (ce2)

Read Entire Article
Tenaga Kerja | | | |