Maman Suryaman Kenang Sosok Almarhum Iwan Setiawan, Pribadi yang Ulet Penuh Spirit

22 hours ago 13

Beranda Olahraga Bola Maman Suryaman Kenang Sosok Almarhum Iwan Setiawan, Pribadi yang Ulet Penuh Spirit

Maman Suryaman (Legenda Timnas Indonesia, Ketua APSSI Kota Bekasi) foto/instagram@coachmamansuryama

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Legenda Timnas Indonesia, Maman Suryaman, ikut menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas meninggalnya, Iwan Setiawan, mantan pemain sekaligus pelatih sepak bola Indonesia, di usia 68 tahun.

Maman pernah bermain satu klub bersama  coach Iwan di Pelita Jaya pada era Galatama sekitar tahun 1989–1990. Ia mengungkapkan, Iwan merupakan sosok pribadi yang penuh semangat saat merumput di lapangan hijau.

Coach Iwan Setiawan

“Ia merupakan sosok pemain yang penuh spirit dalam bertanding dan pantang menyerah dalam bertanding,” ujar Maman yang sukses membawa Timnas Indonesia juara SEA Games 1991.

Selain itu, Maman menilai kepribadian coach Iwan semasa masih merumput sebagai pemain profesional adalah sosok pemain yang ulet dalam berlatih di bawah arahan kepemimpinan Benny Dollo (Bendol) sebagai Pelatih Kepala.

“Saya nilai Coach Iwan ini sosok pemain sepakbola yang tertib, dan ulet, di mata para kawan dan rekan sejawat dalam dunia sepakbola,” ungkapnya.

Sebelumnya kabar duka atas meninggalnya coach Iwan Setiawan diungkapkan oleh eks pelatih Timnas Putri Indonesia, Rudy Eka Priyambada, Kamis (3/9/26).

“Innalillahi Wa Innailaihi Roojiun. Selamat jalan Ayah Iwan Setiawan. Sosok seorang pelatih berjiwa jujur,” tulis Rudy Eka di Instagram pribadinya.

Tercatat Iwan Setiawan dikenal sebagai salah satu sosok pelatih lokal yang cukup ikonis dalam kancah sepak bola nasional.

​Jauh sebelum berkarier di pinggir lapangan, ia merupakan seorang pesepak bola yang sempat membela sejumlah klub mapan seperti Pelita Jaya, Arseto, hingga Persija Jakarta. Ia juga pernah dipercaya mengenakan seragam Timnas Indonesia di tingkat usia muda.

Sayangnya, cedera parah memaksa perjalanan kariernya sebagai pemain usai lebih awal, hingga akhirnya ia memutuskan untuk beralih profesi menjadi juru taktik.

​Sebagai pelatih, rekam jejaknya terbentang luas di berbagai klub ternama Indonesia, di antaranya Persija Jakarta, Persebaya Surabaya, PSMS Medan, Persela Lamongan, Borneo FC, sampai Sriwijaya FC. (zak)

Read Entire Article
Tenaga Kerja | | | |