Beranda Berita Utama Kebakaran Disertai Ledakan di SPBE Cimuning Diduga Dipicu Kebocoran Gas, Warga: Api Menyambar hingga Radius 100 Meter
Kebakaran berskala besar disertai ledakan terjadi di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Cimuning, Kota Bekasi, Rabu (1/4) malam. FOTO: ISTIMEWA
RADARBEKASI.ID, BEKASI – Kebakaran berskala besar disertai ledakan terjadi di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, Rabu (1/4) malam. Peristiwa ini diduga dipicu kebocoran gas saat proses pengisian.
Seorang warga setempat, Bayu, mengatakan kejadian berlangsung sangat cepat setelah gas bocor dan menyebar ke lingkungan sekitar.
“Saya baru datang, tiba-tiba sudah ada gas di jalanan depan SPBE. Awalnya sedikit, lama-lama menyebar sampai ke area sini,” kata Bayu di lokasi.
Ia mengaku sempat menutup pagar rumahnya karena bau gas yang menyengat. Namun tak lama kemudian, ledakan terjadi.
“Tidak lama kemudian terjadi ledakan dari sebelah sini, langsung menyambar ke semua area karena gas sudah merata,” ujarnya.
Menurut Bayu, kebocoran diduga terjadi saat proses pengisian gas. Gas yang bocor kemudian menyebar selama sekitar 15 hingga 20 menit sebelum akhirnya memicu ledakan.
“Katanya pas pengisian terjadi kebocoran, tapi ditinggal. Gas menyebar sekitar 15–20 menit, lalu sekitar jam sembilan lewat satu mulai terjadi ledakan,” ucapnya.
Ia menyebut titik awal api berasal dari area rumah warga sebelum akhirnya menjalar dengan cepat ke berbagai arah.
“Titik awal apinya dari sini, ledakan awal juga dari sini, lalu apinya menyebar ke mana-mana,” katanya.
Kondisi di lokasi saat kejadian disebut sangat mencekam. Warga panik dan berhamburan menyelamatkan diri, bahkan sebagian sudah mulai mengungsi.
“Warga panik. Ada yang sempat kena saat awal ledakan. Saat saya datang juga masih banyak yang melintas, padahal gas sudah terbawa ke mana-mana,” tuturnya.
Bayu memperkirakan dampak kebakaran menjalar hingga radius sekitar 100 meter dari lokasi SPBE.
“Hampir kanan kiri terdampak. Di jalan itu nyala semua, penuh api,” katanya.
Ia juga menggambarkan besarnya kobaran api yang mencapai beberapa meter dan membakar fasilitas di sekitar lokasi.
“Api bisa sampai 3 meter atau lebih. Kabel-kabel langsung kebakar, pohon juga kena,” ucapnya.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi terkait ada atau tidaknya korban maupun penyebab pasti kebakaran. Petugas masih melakukan penanganan dan penyelidikan di lokasi kejadian. (rez)

5 hours ago
9

















































