Beranda Cikarang DPRD Pertanyakan Anggaran Pilkades Kabupaten Bekasi
RAPAT: Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Bekasi, Marjaya Sargan saat menggelar rapat. FOTO: ISTIMEWA
RADARBEKASI.ID, BEKASI – Komisi I DPRD Kabupaten Bekasi mempertanyakan kesiapan anggaran Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026. Hingga kini, dewan belum menerima pembahasan dari organisasi perangkat daerah (OPD), meski tahapan pemilihan di 154 desa telah berjalan.
Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bekasi, Marjaya Sargan, mengatakan pembahasan anggaran belum dilakukan lantaran jadwal pemungutan suara bergeser dari 20 Agustus menjadi 20 September 2026.
“Kita belum rapat juga terkait anggaran (Pilkades), karena ada perubahan jadwal pemilihan yang tadinya tanggal 20 Agustus 2026, sekarang berubah menjadi 20 September 2026,” ujar Marjaya kepada Radar Bekasi, Kamis (23/7)
Politikus Partai NasDem itu menilai Pemerintah Kabupaten Bekasi semestinya telah siap menyelenggarakan Pilkades. Sebab, agenda tersebut rutin digelar setiap lima hingga enam tahun.
Tahun ini, pelaksanaannya dilakukan secara serentak dengan sebagian tempat pemungutan suara menggunakan sistem e-voting. Meski demikian, Marjaya belum dapat menjelaskan kebutuhan anggaran karena belum ada pemaparan resmi dari pemerintah daerah.
“Cuma untuk postur anggaran fisiknya saya belum tahu, karena belum digelar rapat,” ucapnya.
Di sisi lain, belum adanya kepastian anggaran mulai dikeluhkan panitia Pilkades di sejumlah desa. Padahal, tahapan pendaftaran bakal calon kepala desa dijadwalkan berlangsung pada 26 Juli hingga 2 Agustus 2026, setelah sebelumnya panitia menyelesaikan pendataan pemilih.
“Saya berharap anggaran Pilkades segera turun, karena tahapan sudah berjalan, bahkan 26 Juli sudah pendaftaran bakal calon Pilkades,” ujar panitia Pilkades di salah satu desa wilayah Kecamatan Sukakarya yang meminta namanya dirahasiakan.(pra)

1 hour ago
6

















































