Doktif Senang Richard Lee Ditahan, Singgung Soal Buzzer!

15 hours ago 16

Potret Dokter Detektif alias Doktid. Foto: (Abdul Rahman/JawaPos.com)

RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Dokter Detektif, atau yang akrab disapa Doktif, menyatakan kebahagiaannya atas penahanan Richard Lee oleh penyidik Polda Metro Jaya. Penahanan ini terkait laporan Doktif mengenai dugaan pelanggaran di bidang kesehatan dan perlindungan konsumen.

Saking senangnya atas perkembangan kasus tersebut, Doktif berencana menggelar acara syukuran dengan bentuk kegiatan sosial. Ia akan menyelenggarakan buka puasa bersama anak-anak panti asuhan dan tunanetra dalam waktu dekat sebagai wujud rasa syukur dan kepedulian sosial.

Selain itu, Doktif menyoroti aktivitas buzzer yang diduga menerima bayaran untuk menyerang lawannya, Richard Lee, di media sosial. Menurut Doktif, tindakan tersebut sangat tidak terpuji karena menghalalkan segala cara demi keuntungan materi.

“Para buzzer tersangka DRL, kali ini Doktif mohon sadarlah kalian, sadarlah! Menjadi buzzer itu adalah rezeki yang haram ya. Buka mata dan hati kalian. Begitu banyak korban masyarakat Indonesia. Ratusan miliar yang sudah diambil. Dia wajib mempertanggung jawabkan itu,” tegas Doktif, dikutip dari Jawapos.com pada Senin (9/3).

Pemilik nama asli Amira Farahnaz ini juga menyampaikan permohonan maaf kepada netizen dan masyarakat Indonesia jika ada kata-kata yang kurang tepat. Doktif mengakui dirinya hanyalah orang biasa yang terkadang bisa tergelincir lidah.

“Doktif juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia yang selalu mengawal kasus ini meskipun kadang-kadang Doktif merasa drop, down ya. Doktif juga manusia biasa, tempatnya salah, tempatnya khilaf. Kadang-kadang Doktif juga mengucapkan kata-kata yang mungkin kasar,” ujar Doktif.

Lebih lanjut, Doktif menyampaikan pesan khusus untuk Richard Lee. Ia berharap dokter kecantikan tersebut dapat menyadari kesalahannya dan memperbaiki diri.

“Tersangka DRL mungkin nggak boleh pegang handphone di dalam. Tapi mungkin nanti ada yang bilang kepada istrinya saudara DRL, tolong nasihati suami anda. Jangan lagi membuat konten-konten yang menyudutkan Doktif,” kata Doktif menutup pernyataannya. (ce2)

Read Entire Article
Tenaga Kerja | | | |