Beranda Politik Diguncang Kasus, PDIP Kabupaten Bekasi Klaim Tetap Kokoh
Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi, Jiovanno Nahampun
RADARBEKASI.ID, BEKASI – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi menjadi sorotan setelah kasus suap “ijon” proyek menimpa Bupati nonaktif Ade Kuswara Kunang, yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PDIP Kabupaten Bekasi 2025–2030.
Kondisi ini dianggap sebagai tsunami politik, apalagi sebelumnya nakhoda partai, Soleman, juga berurusan dengan hukum terkait dugaan penerimaan suap atau gratifikasi saat menjabat Wakil Ketua DPRD. Namun, di balik rentetan kasus tersebut, PDIP Kabupaten Bekasi mengklaim tetap kokoh dan seluruh kadernya solid.
“Kalau memang kita dibilang tsunami politik, iya. Tapi pertahanan kita masih kokoh, karena kami juga masih solid,” ujar Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Legislatif dan Eksekutif DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi, Jiovanno Nahampun, kepada Radar Bekasi, Selasa (10/2).
Jio, sapaan akrabnya, mengakui bahwa suhu politik memang sedang memanas. Namun ia menegaskan, bagi PDIP, situasi politik seperti ini bukan hal baru. Bahkan, partainya telah melewati periode politik yang lebih mencekam pada masa Orde Baru. Karena itu, ia yakin kondisi di Kabupaten Bekasi tidak akan berdampak besar pada PDIP.
“Enggak (tidak berdampak), karena PDI Perjuangan ketika lagi ada problem, suhu politik lagi panas, kami selalu turun ke bawah. PDI Perjuangan sudah melewati masa-masa itu semua, dari zamannya orde baru, reformasi, hingga saat ini kita biasa saja. Karena PDI Perjuangan tetap kokoh,” ucap Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Bekasi itu.
Jio menambahkan, setelah berhasil mengantarkan pasangan Ade-Asep (AA) menjadi Bupati dan Wakil Bupati Bekasi, mesin partai terus bekerja dan tetap turun ke masyarakat. Hal ini membuat DPC PDIP Kabupaten Bekasi merasa tetap kuat meski diguncang berbagai kasus.
Ia juga menekankan bahwa kemenangan Pilkada merupakan hasil kerja sama semua partai koalisi, bukan hanya PDI Perjuangan.
“Kita memenangkan AA itu bukan hanya kerja PDI Perjuangan sendiri, tapi koalisi, disitu ada Partai Buruh, PPP, PBB, kan semua kerja, makanya AA bisa menang, bukan hanya PDI Perjuangan. Bagaimana pun Ade Kuswara itu kader terbaik PDI Perjuangan,” ungkapnya. (pra)

5 hours ago
11
















































