Skatepark di Kolong Flyover KH Noer Ali Kota Bekasi Jadi Tempat Ngabuburit Skateboarder

7 hours ago 11

Beranda Metropolis Skatepark di Kolong Flyover KH Noer Ali Kota Bekasi Jadi Tempat Ngabuburit Skateboarder

TUNGGU BUKA PUASA: Diwa alias Dipunk bermain skateboard sambil menunggu buka puasa di Skatepark Kolong Flyover Summarecon, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Kamis (19/2). FOTO: RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI 

RADARBEKASI.ID, BEKASI Arena skatepark baru di kolong fly over KH Noer Ali, Kota Bekasi, jadi spot baru untuk menyalurkan hobi para skateboarder. Di momen bulan suci Ramadan, tempat itu juga menjadi tempat pilihan untuk ngabuburit.

Lalu lalang kendaraan terlihat di sepanjang Jalan Ahmad Yani sore kemarin. Deru mesin terdengar cukup bising. Dari sisi lain terdengar hentakan papan skateboard di arena skate park baru tepat di kolong Fly Over KH Noer Alie, Summarecon Bekasi.

Ya, para skateboarder asik memainkan papan seluncur melewati quarter pipe, dan sesekali menghentakannya di rail. Suara serta pemandangan baru di lokasi itu kini jadi daya tarik baru, tak lagi sekadar lalu lalang kendaraan.

Terpantau, sejumlah anak muda terlihat memadati skatepark baru tersebut. Mereka datang bukan sekadar berkumpul, tetapi mengisi waktu ngabuburit dengan bermain skateboard.

Selain menyalurkan hobi dan mengasah kemampuan, aktivitas  dilakukan sambil menunggu waktu berbuka puasa. Ya, sesuai ketetapan pemerintah, Kamis 19 Februari 2026 menjadi hari pertama puasa Ramadan.

Diwa alias Dipunk (22) misalnya, pemuda asal Jakarta Timur itu sengaja datang ke Bekasi untuk mencoba skatepark baru yang ia tahu dari media sosial, sembari ngabuburit.

“Memang niatnya ke sini buat nyobain skatepark yang baru ini. Sekalian ngabuburit juga, biar tidak bosen di rumah,” kata Dipunk saat ditemui Radar Bekasi di lokasi, Kamis (19/2).

Dipunk mengaku baru pertama kali menjajal lintasan di skatepark tersebut setelah mendengar kabar dari media sosial (Medsos) dan teman-temannya.

Secara umum, skatepark ini dirasa cukup menarik digunakan bermain santai. Lokasi ini juga jadi pilihan untuk mengisi waktu luang saat Ramadan.

”Overall sih oke buat main-main. Tempatnya juga enak buat nongkrong sambil nunggu buka,” jelasnya.

Namun demikian, Dipunk juga menyoroti sejumlah fasilitas yang dinilai perlu perhatian lebih.  Sebab beberapa lintasan disebutnya mengalami kerusakan meski belum lama digunakan. Ia mencontohkan pada bagian quarter pipe yang terlihat mulai terkikis.

Selain itu, ada juga lintasan dengan desain yang dinilai terlalu tajam sehingga berpotensi membahayakan, terutama bagi pemula. ” Yang di belakang itu terlalu nikung banget. Kalau buat latihan sendiri agak berbahaya, harus ada yang dampingin,” keluhnya.

Meski begitu, Dipunk mengungkapkan kondisi tersebut tidak menyurutkan antusiasme bermain skateboard. Justru, skatepark ini menjadi magnet baru bagi komunitas skateboard, terutama saat bulan Ramadan.

Ia berharap, ke depan fasilitas yang ada bisa lebih diperhatikan dan ditingkatkan agar lebih aman dan nyaman digunakan.”Harapannya sih lebih diperhatiin lagi, dibikin lebih proper. Terus kalau bisa ngerangkul komunitas skate juga, biar berkembang,” pungkasnya. (*)

Read Entire Article
Tenaga Kerja | | | |