Beranda Berita Utama Lubang Menganga di Jalan Inspeksi Kalimalang Ancam Keselamatan Pengendara
JALAN BERLUBANG: Pengendara melintas jalan berlubang di Jalan Inspeksi Kalimalang, Cibitung, Selasa (12/5). FOTO: ARIESANT/RADAR BEKASI
RADARBEKASI.ID, BEKASI – Pengguna jalan yang melintasi Jalan Inspeksi Kalimalang, Desa Cibuntu, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, kini harus ekstra waspada.
Sebuah lubang menganga di tengah badan jalan. Kondisi itu mengancam keselamatan pengendara, terutama pada jam sibuk dan malam hari.
Berdasarkan pantauan di lokasi, lapisan aspal tampak terkelupas dan ambles membentuk rongga gelap yang cukup dalam hingga menembus struktur jalan. Retakan di sekitarnya terus melebar. Di bagian bawah, terlihat besi penyangga jalan dalam kondisi keropos.
Warga sekitar, Darmuli, mengungkap kerusakan sudah mulai terlihat sejak Senin (11/5). Namun, beban kendaraan berat pada Selasa (12/5) diduga memperparah kondisi hingga jalan semakin ambles.
“Jalan ini sejak kemarin sebenarnya sudah mulai rusak, sudah dua hari. Tapi parahnya hari ini kena truk, jadi langsung ambles. Besinya juga nampak keropos di dalam situ,” kata Darmuli kepada Radar Bekasi, Selasa (12/5)
Kondisi tersebut kian berbahaya karena lubang berada di jalur utama dengan lalu lintas padat. Warga sementara hanya memasang pembatas darurat berupa water barrier serta tumpukan batu dan ranting pohon sebagai penanda agar pengendara tidak terperosok.
“Menurut saya ini bahaya sekali dan harus segera ditangani. Apalagi buat pengguna motor dan mobil karena jalannya sudah rapuh, aspalnya sudah ambles mengelupas semakin melebar,” tambahnya
Ia meminta pemerintah daerah segera melakukan penanganan. Pasalnya, ruas jalan tersebut merupakan jalur vital penghubung Kabupaten Bekasi dengan Kota Bekasi.
“Sebagai warga saya harap segera ditangani dan ditindaklanjuti,” tutur Darmuli.
Sementara itu, Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kabupaten Bekasi, Henri Lincoln, mengatakan pihaknya sudah menerima laporan dari masyarakat terkait kondisi tersebut.
Ia menjelaskan, amblesnya jalan diduga akibat saluran air yang tertekan kendaraan berat.
“Ambles tersebut karena saluran air yang terlindas berdampak amblesnya jalan,” ujarnya.
Henri memastikan pihaknya segera melakukan penanganan terhadap kerusakan tersebut.
“Akan kami tangani melalui program URC untuk wilayah Tambun Selatan Kalimalang,” pungkasnya. (ris)

16 hours ago
18

















































