Ibu dan Balita Tewas Tertemper Kereta di Tambun

17 hours ago 8

Seorang ibu muda berinisial Y (32) dan anaknya, FS (6), tewas setelah tertemper Kereta Api (KA) Pandalungan di jalur rel KM 32+100, Kampung Mekarsari, Desa Mekarsari, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Minggu (19/7) sekitar pukul 21.40 WIB. FOTO: ISTIMEWA

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Seorang ibu muda berinisial Y (32) dan anaknya, FS (6), tewas setelah tertemper Kereta Api (KA) Pandalungan di jalur rel KM 32+100, Kampung Mekarsari, Desa Mekarsari, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Minggu (19/7) sekitar pukul 21.40 WIB.

Kedua korban yang merupakan warga Kampung Cijengkol, Kecamatan Setu, saat itu diduga sedang berjalan kaki menyeberangi rel dari arah Kampung Kedung Gede menuju Kampung Kobak.

Kepala Seksi Humas Polres Metro Bekasi, AKP Aliyani, membenarkan peristiwa yang merenggut nyawa ibu dan anak tersebut.

“Benar, telah terjadi peristiwa dua orang warga tertemper kereta api di wilayah Tambun Selatan. Kedua korban yang merupakan ibu dan anak meninggal dunia di lokasi kejadian,” ujar AKP Aliyani saat dikonfirmasi, Senin (20/7/).

Berdasarkan keterangan saksi, warga sempat memperingatkan kedua korban karena KA Pandalungan relasi Gambir–Surabaya melaju dari arah barat menuju timur. Namun, diduga jarak kereta yang sudah terlalu dekat membuat keduanya tidak sempat menyelamatkan diri.

“Saksi di lokasi sempat berteriak memberikan peringatan bahwa ada KA Pandalungan yang akan melintas. Namun, diduga karena jarak yang sudah terlalu dekat, kedua korban tidak sempat menghindar hingga akhirnya tertemper,” tambahnya.

Usai kejadian, petugas PT KAI melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Tambun Selatan sekitar pukul 21.50 WIB. Polisi kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan, olah tempat kejadian perkara (TKP), serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.

“Setibanya di TKP, petugas langsung melakukan pengamanan area, menggelar olah TKP, serta mendata saksi-saksi di sekitar lokasi kejadian untuk penyelidikan lebih lanjut,” terang Aliyani.

Setelah proses olah TKP selesai, jenazah kedua korban dievakuasi ke RSUD Kabupaten Bekasi untuk dilakukan pemeriksaan medis dan visum. Aliyani mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat melintasi jalur rel kereta api, terutama di perlintasan sebidang yang tidak dijaga. (ris)

Read Entire Article
Tenaga Kerja | | | |