Gerindra Kabupaten Bekasi Terus Perkuat Internal Partai Hadapi Pileg 2029

2 hours ago 8

Beranda Metropolis Gerindra Kabupaten Bekasi Terus Perkuat Internal Partai Hadapi Pileg 2029

RAPAT KOORDINASI: DPC Partai Gerindra Kabupaten Bekasi saat melakukan berbagai agenda kepartaian berupa konsolidasi dan rapat koordinasi antar tingkatan pengurus. FOTO: ISTIMEWA

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Bekasi terus memperkuat internal partai melalui berbagai agenda kepartaian, mulai dari rapat koordinasi, konsolidasi, hingga kaderisasi.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan roda organisasi tetap berjalan sekaligus mempersiapkan partai menghadapi Pemilihan Legislatif (Pileg) 2029.

“Kegiatan-kegiatan rutin kepertaian selalu kita laksanakan secara berkala supaya roda organisasi berjalan,” ujar Ketua Bappilu DPC Partai Gerindra Kabupaten Bekasi, Ahmad Firmansyah, kepada Radar Bekasi, Rabu (24/6).

Firman menjelaskan, salahsatu agenda rutin yang dilakukan adalah rapat koordinasi antara DPC, Pengurus Anak Cabang (PAC), dan ranting. Selain menjaga soliditas organisasi, Gerindra juga terus menjalankan kaderisasi dengan membuka rekrutmen bagi kader-kader baru yang ingin bergabung.

“Kegiatan rutin secara berkala dan kaderisasi kita tetap berjalan. Jadi rapat koordinasi, konsolidasi, dikalangan struktur partai,” ucapnya.

Menurutnya, kerja-kerja partai di tingkat akar rumput dijalankan berdasarkan instruksi dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) maupun Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Instruksi tersebut kemudian diteruskan kepada PAC, ranting, hingga anak ranting.

“Ini tentunya seperti biasa dalam rangka mengamalkan visi misi partai politik,” tuturnya.

RAPAT KOORDINASI: DPC Partai Gerindra Kabupaten Bekasi saat melakukan berbagai agenda kepartaian berupa konsolidasi dan rapat koordinasi antar tingkatan pengurus. FOTO: ISTIMEWA

Firman mengungkapkan, hingga saat ini belum ada pergantian kepengurusan secara administratif. Namun, sejumlah perubahan personalia telah dilakukan di tingkat kecamatan maupun desa dan kelurahan.

“Kita baru melaksanakan susunan personalnya, artinya susunan strukturalnya belum sampai kepada tingkatan administrasinya atau surat keputusannya, walaupun belum secara resminya kita sudah susun ada beberapa pergantian. Jadi sudah ada pergantian dan akan ada,” tuturnya.

Menurutnya, pembaruan susunan kepengurusan merupakan bagian dari proses kaderisasi. Langkah itu dilakukan karena ada sejumlah kader atau pengurus yang mengundurkan diri dengan berbagai alasan.

“Ini sebagai bentuk kaderisasi karena ada kader atau pengurus yang mengundurkan diri karena beberapa faktor, makanya kita perbarui lagi susunannya. Pada intinya untuk memperkuat internal di Kabupaten Bekasi,” sambungnya. (adv/pra)

Read Entire Article
Tenaga Kerja | | | |