Bawa Nama Indonesia, Chiara Dominique Raih Medali Emas dan Perunggu International STEM Olympiad 2026

5 hours ago 8

Beranda Pendidikan Bawa Nama Indonesia, Chiara Dominique Raih Medali Emas dan Perunggu International STEM Olympiad 2026

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Pelajar asal Kota Bekasi, Chiara Dominique Barutu, berhasil meraih medali emas dan perunggu di Grand Final International STEM Olympiad 2026 di Kota Roma, Italia.

International STEM Olympiad merupakan kompetisi akademik internasional yang menguji kemampuan siswa di bidang Sains, Teknologi, Teknik dan Matematika (STEM).

Medali emas diraih Chiara di bidang Sains, sementara medali perunggu di bidang Matematika yang diumumkan pada Award Ceremony 7 Juli 2026 di Kota Roma, Italia.

Pelajar kelahiran Bekasi, 13 Juni 2015, dari pasangan Christhophorus Barutu dan Laurentia ini berhasil bersaing dengan perwakilan negara dan pelajar dari seluruh dunia sejak tahap kualifikasi.

Perjalanan Chiara hingga menuju Grand Final di Kota Roma, Italia tidaklah mudah. Chiara yang saat itu menempuh pendidikan di Australia secara luring (offline) dan menjalani pendidikan homeschooling Indonesia secara daring (online) terlebih dahulu menjalani babak kualifikasi yang diadakan pada tanggal 23 November 2025 secara daring.

Ia berhasil meraih nilai sempurna dengan perolehan nilai 100 usai menjawab 25 soal dengan benar. Lanjut ke babak final tanggal 15 Februari 2026, Chiara berhasil mendapat medali perak.

”Setelah melewati babak kualifikasi dan final, Chiara diundang oleh penyelenggara untuk berpartisipasi dalam grand final yang diadakan di Roma, Italia tanggal 1 hingga 7 Juli 2026. Setiap peserta yang maju pada babak grand final diperbolehkan memilih maksimum dua bidang,”ujar Christhophorus Barutu, Ayah dari Chiara, yang sempat berkunjung ke Kantor Radar Bekasi.

”Chiara memilih sains dan matematika. Pada babak grand final Chiara bertanding di Grade 6 (kelas 6 SD) dengan membawa nama Indonesia,”tambah pria yang juga Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kementerian Perdagangan RI ini.

Dari ratusan negara dan puluhan ribu peserta, hanya tersisa 58 negara dan 700-800 siswa yang sampai di babak grand final.

”Pada tanggal 4 Juli 2026, Chiara mulai berkompetisi di bidang sains dan matematika di Kota Roma, Italia. Pada tanggal 7 Juli 2026, pada acara award ceremony diumumkan para pemenang kompetisi. Chiara berhasil meraih medali emas di bidang sains dan medali perunggu di bidang matematika untuk Indonesia,”paparnya.

Christhophorus Barutu berharap, prestasi yang diraih Chiara tidak hanya menjadi kebanggaan bagi keluarga, tetapi juga mendapat perhatian dan dukungan dari pemerintah.

Ia menuturkan, pemerintah dapat hadir untuk memberikan dukungan kepada anak-anak Indonesia yang berprestasi, baik melalui perhatian, pembinaan, maupun kesempatan untuk terus mengembangkan potensi mereka.

Ia juga berharap semakin banyak program yang dapat membantu talenta muda di bidang sains, matematika, teknologi, dan riset agar mereka tidak kesulitan mengakses pendidikan, pelatihan, maupun kompetisi internasional. “Dengan dukungan yang tepat, mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang kelak memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa,”pungkasnya.

Diketahui, saat ini Chiara sendiri berstatus sebagai siswi kelas VII di BPK Penabur, Summarecon, Bekasi, dan tinggal di Perumahan Tytyan Kencana, Bekasi Utara, Kota Bekasi.

Chiara sempat menempuh pendidikan di Australia sejak 2022 saat ayahnya menjalani penugasan sebagai Kepala Indonesian Trade Promotion Center di Sydney dan kembali ke Indonesia pada April 2026. (one)

Read Entire Article
Tenaga Kerja | | | |