Wali Kota Bekasi Genjot Kemampuan Bahasa Asing ASN

12 hours ago 15

Beranda Metropolis Wali Kota Bekasi Genjot Kemampuan Bahasa Asing ASN

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi terus memperkuat kompetensi aparatur sipil negara (ASN) melalui peningkatan kemampuan bahasa asing, seiring terjalinnya kerja sama dengan mitra internasional dari Jepang dan China.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengatakan penguatan kemampuan bahasa menjadi bagian penting dalam mendukung komunikasi dengan investor asing serta mempercepat realisasi kerja sama di berbagai sektor, termasuk pengelolaan energi bersih dari sampah.

“Saat ini kami sudah bekerja sama dengan perusahaan dari China, sehingga kemampuan komunikasi menjadi penting agar tidak terjadi kesenjangan. Kami juga terus mempersiapkan ASN agar mampu menyampaikan ide dan gagasan secara global,” ujarnya.

Sebagai langkah konkret, Pemkot Bekasi menerapkan program One Day English yang kini memasuki minggu kedua pelaksanaan. Program ini mendorong ASN untuk aktif menggunakan bahasa Inggris dalam aktivitas kerja sebagai bagian dari proses pembelajaran berkelanjutan.

Tak hanya itu, Pemkot Bekasi juga akan menggelar pre-test kemampuan bahasa Inggris bagi pejabat struktural, mulai dari kepala dinas, sekretaris, hingga staf terpilih. Mereka selanjutnya akan mengikuti pelatihan intensif selama empat bulan bekerja sama dengan perguruan tinggi di Kota Bekasi.

“Tercatat sekitar 12 universitas telah siap berkolaborasi dalam melatih ASN agar memiliki kemampuan bahasa yang lebih baik dan berdaya saing global,” kata Tri.

Ke depan, hasil pelatihan tersebut akan dievaluasi melalui sistem before-after test dan menjadi salah satu indikator dalam penilaian jabatan. ASN diharapkan mampu menyusun laporan serta mempresentasikan gagasan dalam bahasa Inggris.

Selain fokus pada ASN, Pemkot Bekasi juga berencana memperluas program pembelajaran bahasa asing ke sektor pendidikan. Tidak hanya bahasa Inggris, bahasa Jepang juga akan mulai diperkenalkan guna membuka peluang kerja bagi generasi muda Bekasi di luar negeri.

Kerja sama dengan wilayah Izumisano menjadi salah satu langkah strategis dalam membuka akses tenaga kerja ke Jepang, khususnya di sektor manufaktur, pertanian, hingga layanan bandara.

Tri menegaskan, peningkatan kompetensi bahasa ini merupakan bagian dari upaya membangun SDM berwawasan global serta mendukung peningkatan investasi di Kota Bekasi.

“Yang terpenting adalah kemauan untuk terus belajar. Dengan kesiapan SDM, kita optimistis dapat menghadapi perubahan dan memberikan pelayanan publik yang lebih baik,” tandasnya. (rez)

Read Entire Article
Tenaga Kerja | | | |