Beranda Entertainment Ternyata Ini Sosok Miliarder di Balik Taksi Green SM yang Sebabkan Tragedi Maut Bekasi
Inilah Profil Pham Nhat Vuong, Pemilik Green SM. FOTO: X
RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Dunia transportasi tanah air berduka. Sebuah kecelakaan hebat melibatkan dua rangkaian kereta api, yakni KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line Cikarang, terjadi di perlintasan Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam. Insiden berdarah ini diduga kuat dipicu oleh sebuah unit taksi listrik dari perusahaan Green SM yang mendadak mogok di tengah rel.
Kronologi Kejadian: Gangguan Sinyal Berujung Tabrakan
Peristiwa bermula saat taksi listrik tersebut menerobos perlintasan dan berhenti tiba-tiba di tengah rel Bekasi Timur. KRL Commuter Line jurusan Jakarta yang melintas dari arah Cikarang tak sempat menghindar dan menghantam taksi tersebut.
Meski tabrakan awal dengan taksi tidak menimbulkan korban jiwa seketika, dampaknya fatal terhadap sistem persinyalan, yaitu tabrakan taksi merusak sistem sinyal perjalanan kereta. KRL Cikarang terpaksa berhenti di Stasiun Bekasi Timur usai menerima sinyal kecelakaan.
Naas, KA Argo Bromo Anggrek yang melaju kencang tidak mendapatkan sinyal peringatan kecelakaan. Akibatnya, lokomotif Argo Bromo langsung menghantam gerbong wanita di bagian belakang KRL yang sedang berhenti.
Komisaris Utama PT KAI, Said Siradj, menegaskan bahwa kesalahan mutlak ada pada kendaraan yang menerobos perlintasan.
“Kalau sudah mogok kan ya nggak mungkin kereta ngerem mendadak. Jadi yang salah taksi yang menyeberang,” tegas Said saat meninjau korban di RSUD Bekasi, Selasa (28/4).
Profil Green SM: Taksi Listrik Milik Miliarder Vietnam
Munculnya nama Green SM dalam tragedi ini membuat publik geram sekaligus penasaran. Green SM, atau PT Xanh SM Green And Smart Mobility (GSM), merupakan pemain baru di industri transportasi Indonesia.
Baca Juga: Sampaikan Duka Mendalam, Raffi Ahmad Doakan Korban Tragedi Maut Stasiun Bekasi Timur
Berikut adalah fakta mengenai perusahaan tersebut:
Asal Perusahaan: Perusahaan taksi listrik pertama asal Vietnam yang menggunakan armada dari VinFast.
Pemilik: Didirikan oleh Pham Nhat Vuong, orang terkaya di Vietnam. Per 2026, Forbes mencatat kekayaannya mencapai lebih dari Rp586,16 triliun.
Kepemilikan Saham: Pham Nhat Vuong memegang 95% saham GSM dengan modal dasar awal sekitar Rp1,9 miliar.
Ekspansi Global: Setelah sukses di Hanoi (2023) dan Laos (2023), Green SM masuk ke Indonesia pada akhir 2024 dengan fokus di Jabodetabek, sebelum lanjut ke Filipina pada pertengahan 2025.
Sosok di Balik Layar
Pham Nhat Vuong bukan sekadar pengusaha taksi. Gurita bisnisnya mencakup berbagai sektor melalui Vingroup, mulai dari real estate, resor mewah, ritel, hingga layanan kesehatan.
Namun, prestasi bisnis sang miliarder kini dibayangi oleh tuntutan pertanggungjawaban atas insiden maut yang melibatkan unit armadanya di Bekasi.
Tragedi ini menjadi pengingat keras bagi penyedia layanan transportasi listrik dan masyarakat umum mengenai pentingnya keselamatan di perlintasan sebidang kereta api. (mna)

10 hours ago
18

















































