Beranda Berita Utama Pedagang Tahu yang Ditabrak Mobil MBG di Bekasi Timur Belum Sadarkan Diri, Keluarga Minta Doa
Kondisi mobil operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) program Makan Bergizi Gratis (MBG) ringsek usia menabrak lapak pedagang di depan sebuah minimarket Jalan Kalimantan Raya, Perumnas III, Kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Selasa (12/5). FOTO: RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI
RADARBEKASI.ID, BEKASI – Pedagang tahu goreng yang ditabrak mobil operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) program Makan Bergizi Gratis (MBG) di depan sebuah minimarket Jalan Kalimantan Raya, Perumnas III, Kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, hingga kini masih belum sadarkan diri.
Korban berinisial S (36) mengalami luka berat di bagian kepala setelah lapak dagangannya ditabrak mobil pada Selasa (12/5). Saat ini korban menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Siloam.
Kakak korban, Sunendar (51), mengatakan dirinya langsung menuju rumah sakit setelah mendapat kabar kecelakaan saat sedang bekerja di Jakarta Timur.
“Korban saat ini masih belum sadar. Tadi dokter sudah bicara sama saya, kondisinya memang masih belum sadar. Saya cuma minta doanya saja,” kata Sunendar.
Ia mengaku sempat kaget saat mendapat informasi dari tetangga bahwa adiknya mengalami kecelakaan dan dilarikan ke rumah sakit.
“Saya sendiri baru datang ke rumah sakit. Waktu kejadian saya nggak ada di tempat karena lagi kerja di Jakarta Timur. Begitu dapat kabar, saya langsung ke sini,” ujarnya.
Menurut Sunendar, adiknya sudah sekitar satu tahun berjualan tahu goreng di lokasi kejadian. Korban juga merupakan anak terakhir di keluarganya.
“Korban adalah adik saya yang berjualan tahu di lokasi. Usianya 36 tahun. Dari yang saya lihat, luka paling parah ada di bagian kepala. Kondisinya kemungkinan koma,” ucapnya.
Pihak keluarga kini masih menunggu perkembangan kondisi korban dari tim medis yang menangani.
“Untuk penanganan dari dokter saya kurang tahu detailnya, tapi katanya sudah ditangani semua. Tinggal menunggu perkembangan kondisi korban, dan kalau memang perlu tindakan lanjutan akan dilakukan,” jelasnya.
Di sisi lain, Sunendar menyebut pihak pemilik kendaraan MBG telah mendatangi keluarga dan menyatakan siap bertanggung jawab atas kejadian tersebut.
“Sebelum saya ke sini, saya juga sudah bertemu dengan pemilik kendaraan. Sekarang mereka sedang di Polres karena sopirnya dibawa ke sana,” katanya.
“Dari pihak mereka juga sudah menyampaikan akan bertanggung jawab penuh. Mereka meminta maaf dan mengatakan akan menanggung semuanya sesuai tanggung jawab,” sambungnya. (rez)

3 hours ago
6

















































