Nikah 7 Hari 7 Malam, Tasya Farasya Sebut Hari Sidang Cerai Sebagai ‘The Worst Day’ dalam Hidupnya

9 hours ago 9

Beranda Entertainment Nikah 7 Hari 7 Malam, Tasya Farasya Sebut Hari Sidang Cerai Sebagai 'The Worst Day' dalam Hidupnya

Momen Tasya Farasya pakai kostum warna kuning. Foto: kollase Instagram

RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Cerita di balik perceraian Tasya Farasya ternyata menyimpan banyak momen tak terduga, mulai dari yang mengharukan hingga yang sedikit nyeleneh.

Dalam sebuah perbincangan, Tasya blak-blakan membagikan pengalamannya saat menjalani sidang cerai dengan Ahmad Assegaf.

Ia mengaku sudah mempersiapkan diri sejak awal, termasuk memikirkan hal-hal kecil yang mungkin terdengar sepele, seperti riasan wajah.

Di tengah situasi emosional, Tasya sempat terpikir untuk membuat tampilan wajahnya terlihat lebih “sendu” dengan bantuan makeup. Ia bahkan mempertimbangkan penggunaan eyeshadow bernuansa cokelat agar kesan sedihnya lebih terasa.

“Aku sempat mikir, apa gue pakai eyeshadow cokelat-cokelat biar kelihatan sedih,” ceritanya dalam sebuah podcast.

Namun kenyataannya jauh berbeda dari rencana. Sesampainya di pengadilan, rasa tegang justru mengambil alih segalanya.

Tanpa perlu dibuat-buat, ekspresi wajah Tasya sudah otomatis berubah mengikuti suasana hati yang campur aduk.

“Ternyata pas sampai pengadilan, aku sudah tegang sendiri. Itu the worst day,” ungkapnya jujur.

Hari itu memang menjadi salah satu hari paling berat dalam hidupnya. Bukan hanya karena sidang perceraian, tetapi juga karena ia harus menjalani beberapa agenda penting dalam waktu yang berdekatan.

Bayangkan saja, pagi hari ia menghadiri sidang cerai, malamnya harus merayakan anniversary brand miliknya, lalu setelah itu langsung terbang ke Dubai untuk bertemu dengan Huda Kattan, sosok besar di industri kecantikan dunia.

Kondisi mentalnya saat itu benar-benar diuji. Bahkan dengan sedikit bercanda, ia mengaku hanya berharap pertemuan tersebut bisa sedikit “menghibur” dirinya di tengah kekacauan emosi.

“Itu paginya aku sidang, malamnya anniversary brand aku, habis itu aku langsung berangkat ke Dubai buat ketemu Huda beauty dan itu dalam satu hari. Pokoknya otak udah ‘Huda please lu hibur gw’ udah kayak gitu,” ceritanya.

Baca Juga: Clara Shinta Bebas Publikasikan Perselingkuhan Suami, Ada di Perjanjian Pranikah!

Menjelang hari sidang, Tasya juga mengalami malam yang tidak mudah. Ia mengaku sulit tidur karena pikirannya dipenuhi kilas balik perjalanan hubungannya.

Mulai dari masa pacaran selama tujuh tahun, pernikahan yang berlangsung meriah, hingga konflik yang akhirnya berujung perpisahan.

“Tiba-tiba malam-malam (sebelum sidang cerai) aku nggak bisa tidur terus kayak nikah 7 hari 7 malam, pacaran 7 tahun, berantem 7 jam terus tahu-tahu cerai. Tujuh-tujuh-tujuh gitu,” tuturnya.

Di tengah banyaknya pikiran itu, Tasya akhirnya menemukan satu hal yang terasa simbolis. Ia teringat bahwa dulu ia menikah dengan mengenakan busana berwarna kuning. Dari situlah muncul keputusan yang cukup menyentuh, menutup perjalanan tersebut dengan warna yang sama.

“Terus aku kayak mikir nikah pakai baju kuning, nah kita awali dengan kuning dan kita akhiri dengan kuning. Akhirnya aku memutuskan pakai baju kuning itu (saat sidang perceraian),” jelasnya.

Keputusan itu pun menjadi penutup yang penuh makna dalam salah satu fase penting hidupnya. Meski berat, Tasya menunjukkan bahwa bahkan di momen tersulit, seseorang tetap bisa menemukan cara untuk berdamai, dengan caranya sendiri. (MNA)

Read Entire Article
Tenaga Kerja | | | |