Beranda Metropolis DPMPTSP Kota Bekasi Pastikan Pelayanan Normal di Tengah WFH Aparatur
URUS ADMINISTRASI: Pengunjung menunggu antrean saat mengurus administrasi di Mal Pelayanan Publik Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Kota Bekasi. RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI
RADARBEKASI.ID, BEKASI – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bekasi memastikan pelayanan tetap berjalan normal meski kebijakan work from home (WFH) diberlakukan setiap Rabu bagi aparatur sipil negara (ASN).
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bekasi, Priadi Santoso, mengatakan layanan publik menjadi sektor prioritas yang tidak boleh terganggu.
“Walaupun ada WFH di hari Rabu, untuk pelayanan publik tetap berjalan. MPP (Mal Pelayanan Publik) dan GPP (Gerai Pelayanan Publik) tetap buka karena kebutuhan layanan masyarakat masih tinggi,” ujar Priadi, Rabu (1/4).
Ia menjelaskan, dari total 217 pegawai di lingkungan DPMPTSP, sebagian tetap bekerja dari kantor (work from office/WFO) untuk menjaga operasional pelayanan. Sekitar 15 petugas disiagakan di MPP dan enam lainnya di DPP.
Sementara itu, pegawai lainnya menjalankan tugas dari rumah dengan sistem kerja berbasis jaringan dan pelaporan daring.
Priadi menambahkan, seluruh tenant layanan di MPP yang berjumlah 26 unit dipastikan tetap beroperasi.
Layanan tersebut mencakup berbagai instansi, termasuk lembaga eksternal yang tergabung dalam pelayanan terpadu.
“Semua tenant buka, pelayanan tetap berjalan normal,” katanya.
Terkait adanya perbedaan kebijakan hari kerja antara pemerintah pusat dan daerah, pihaknya akan melakukan koordinasi lebih lanjut agar pelaksanaan pelayanan tetap optimal.
Ia menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir karena layanan publik di Kota Bekasi tetap tersedia.
“Masyarakat tetap bisa datang ke MPP. Pelayanan publik tidak berhenti dan tetap berjalan normal,” tegasnya.
Sementara itu, kondisi pelayanan di lapangan terpantau tetap ramai, terutama pascalibur Lebaran. Hal itu disampaikan Penanggung Jawab Operasional Harian MPP Kota Bekasi, Nurul Yakin
“Pelayanan hari ini memang dari awal kita, awal masuk setelah bulan Ramadan ya memang cukup banyak pemohon ya. Tapi mungkin memang kita masih mampu melayani dengan lega. Semua dapat pelayanan ya hari ini,” ujar Nurul Yakin
Ia menyebutkan, lonjakan pemohon paling terlihat pada layanan pembuatan dan perpanjangan SIM.
“Jadi setelah habis lebaran itu yang paling nampak peningkatan itu pertama dari SIM ya. Untuk penyelenggaraan SIM memang banyak sekali. Setiap hari mereka punya kuota, itu habis terus setiap hari,” katanya.
Meski terjadi antrean, pelayanan tetap dapat diselesaikan pada hari yang sama.
“Kalau penumpukan pasti ada karena memang pemohonnya banyak, terutama di SIM. Tapi Alhamdulillah jam 12 semua selesai diberikan pelayanan. Jadi memang ada antrean itu normal,” jelasnya.
Di MPP Bekasi sendiri terdapat 26 tenant layanan dari berbagai instansi, mulai dari administrasi kependudukan, perbankan, hingga layanan perizinan dan ketenagakerjaan.
“Pelayanan di sini ada KTP, akta kelahiran, akta kematian, paspor, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, pelayanan pajak daerah, hingga perbankan. Semua sudah buka, kecuali beberapa layanan seperti Samsat yang masih dialihkan ke lokasi terdekat,” paparnya.
Untuk jam operasional, MPP Bekasi buka mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB, dengan pelayanan berlangsung hingga pukul 15.00 WIB.
“Kalau jam operasional kita buka dari pukul 8 sampai pukul 4 sore. Tapi pelayanan sampai pukul 3, ada juga seperti SIM sampai pukul 12 karena mereka juga ada pelayanan di tempat lain,” tutupnya. (rez)

11 hours ago
14

















































