NasDem Kota Bekasi ”Dirombak”, Supratman Gantikan Nurul Sumarheni

5 hours ago 9

Beranda Politik NasDem Kota Bekasi ”Dirombak”, Supratman Gantikan Nurul Sumarheni

ILUSTRASI: DPD NasDem Kota Bekasi saat menggelar kegiatan partai bersama pengurus belum lama ini. IST/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID,BEKASI Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kota Bekasi mengalami perombakan. Partai yang sebelumnya dinakhodai Nurul Sumarheni kini beralih ke Supratman.

Tak hanya di posisi ketua, perombakan juga terjadi di posisi sekretaris hingga bendahara sesuai surat keputusan (SK) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Jawa Barat.

Nurul tidak lagi menjabat sebagai ketua DPD tertanggal 30 Juni 2026. Jabatan yang diemban relatif singkat setelah sebelumnya ia dilantik sebagai ketua DPD pada Mei 2025 lalu.

“Betul (ada perubahan kepengurusan), tertanggal 30 Juni SK-nya kalau enggak salah. Sekarang ketuanya Pak Supratman,” ujar Nurul Sumarheni, kepada Radar Bekasi, Kamis (13/8).

Setelah tak lagi menakhodai DPD NasDem Kota Bekasi, Nurul kini diminta bergabung ke jajaran pengurus DPW Provinsi Jawa Barat. Mantan Calon Wakil Wali Kota Bekasi di Pilkada 2024 lalu itu menganggap rotasi ini sebagai hal biasa.

“Biasa saja si (pergantian ini), karena DPP menginginkan ada perubahan struktur. Waktu saya jadi ketua DPD juga karena diminta, bukan saya yang mengajukan diri,” katanya.

Supratman sendiri diketahui merupakan eks Caleg Dapil IV dari NasDem di Pileg 2024. Kemudian di struktur kepengurusan menjabat sebagai ketua dewan pakar. Nurul berharap, di tangan nahkoda yang baru target pembentukan struktur DPRt bisa tercapai, setelah sebelumnya pembentukan di tingkat DPC selesai.

“Saya si berharap ini bisa sesuai target, tahun ini bisa selesai pembentukan DPRt, terus full power kedepannya, karena tahun depan itu sudah pasti naik eskalasi politiknya,” tuturnya.

Terlebih saat ini, kata Nurul, soal daerah pemilihan (dapil) sudah mulai dibahas. Bahkan dia memperkirakan jumlah kursi kemungkinan bertambah menjadi 55. Pertanyaannya, apakah masih relevan dengan lima dapil atau perlu diubah.

Tentunya itu butuh kajian dan partai harus sudah siap, dengan struktur yang kuat, personel yang memahami kompleksitas penyelenggaraan Pemilu, termasuk soal dapil. Karena itu banyak kepentingan partai.

“Sambil berjalan mengkaji dapil yang kira-kira menguntungkan buat NasDem, dengan skema apa, itu harus dipikirkan. Lalu struktur harus sudah terbentuk sesuai target tahun ini. Kemudian Calegnya harus sudah siap juga,” katanya. (pra)

Read Entire Article
Tenaga Kerja | | | |