Lulusan SD di Kota Bekasi Diprediksi Turun 10 Persen, Dewan Wildan: Momentum Perbaiki Rombel

1 day ago 17

Beranda Metropolis Lulusan SD di Kota Bekasi Diprediksi Turun 10 Persen, Dewan Wildan: Momentum Perbaiki Rombel

UPACARA : Sejumlah siswa SD mengikuti upacara di SDN XVI Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi. Lulusan anak sd turun 10 persen. RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI.

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Jumlah lulusan Sekolah Dasar (SD) di Kota Bekasi tahun 2026 diproyeksikan turun sekitar 10 persen. Kondisi ini dinilai menjadi peluang emas untuk membenahi kualitas pembelajaran, khususnya di jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Wildan Fathurrahman, menyebut penurunan jumlah siswa dapat dimanfaatkan untuk memperbaiki tata kelola kelas atau rombongan belajar (rombel) agar proses belajar lebih efektif.

“Ini momentum untuk memperbaiki pengelolaan rombel. Jumlah siswa dalam satu kelas sangat berpengaruh terhadap efektivitas pembelajaran,” ujarnya.

Data Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi mencatat jumlah lulusan SD tahun ini berkisar 34 ribu siswa, turun dari sekitar 36 ribu siswa pada 2025. Meski berkurang, daya tampung SMP diyakini masih mencukupi.

Sekretaris Disdik Kota Bekasi, Chondro Wibhowo Mahartoyo Sukmo, mengatakan pihaknya tengah menyiapkan regulasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk tahun ajaran 2026/2027.

“Regulasi sedang kami siapkan, sudah diekspos ke wali kota dan akan dibahas lanjutan bersama Komisi IV,” katanya.

Rencananya, aturan SPMB mulai disosialisasikan pada Mei mendatang. Pembahasan teknis, termasuk skema penerimaan dan distribusi siswa, masih akan dimatangkan bersama DPRD.

Sementara itu, Komisi IV DPRD saat ini masih memprioritaskan pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj). Namun komunikasi awal terkait skema SPMB sudah mulai dilakukan. (sur)

Read Entire Article
Tenaga Kerja | | | |