Beranda Berita Utama Konten Hafalan Al-Qur’an Ditukar Miras Viral, Rumah MC di Rawalumbu Digeruduk Massa
Rumah E, pria yang menjadi sorotan dalam polemik konten viral dugaan penukaran hafalan Al-Qur’an dengan minuman keras, Rabu (12/8/2026). FOTO: RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI
RADARBEKASI.ID, BEKASI — Rumah E, pria yang menjadi sorotan dalam polemik konten viral dugaan penukaran hafalan Al-Qur’an dengan minuman keras, didatangi sekitar 200 orang pada Selasa (11/8/2026) malam.
Massa mendatangi rumah kontrakan E di kawasan Rawalumbu, Kota Bekasi, sekitar pukul 19.30 WIB atau setelah salat Isya. Warga sekitar menyebut sebagian besar massa mengenakan pakaian muslim, seperti baju koko dan gamis.
Warga setempat, Gagah (48), mengatakan massa datang secara bersamaan dan kemudian menanyakan keberadaan E kepada warga sekitar.
“Sekitar habis Isya, jam setengah delapanan. Kurang lebih 200 orang,” kata Gagah saat ditemui di lokasi.
Menurut Gagah, massa datang untuk mencari pihak yang dianggap berkaitan dengan konten viral tersebut. Namun, rumah yang mereka datangi dalam kondisi kosong. E disebut sudah sekitar satu pekan tidak berada di rumah tersebut.
“E sebelum kejadian itu sudah pergi. Memang rumahnya kosong. Sudah semingguan, orangnya memang jarang pulang,” ujarnya.
Kedatangan ratusan orang tersebut sempat membuat warga sekitar khawatir. Polisi kemudian tiba di lokasi sekitar 10 hingga 15 menit setelah massa datang.
Petugas selanjutnya melakukan komunikasi dan mediasi dengan massa untuk mencegah situasi berkembang menjadi kericuhan.
“Mereka menuntut pelakunya ditangkap. Dengan itu saja mediasinya,” kata Gagah.
Setelah mendapat penjelasan bahwa E tidak berada di rumah, situasi akhirnya dapat diredam. Massa kemudian membubarkan diri sekitar pukul 21.00 WIB.
Gagah mengatakan E selama tinggal di lingkungan tersebut dikenal baik dan tidak pernah membuat masalah dengan warga.
“Orangnya baik, enggak bikin masalah. Dengan lingkungan juga aman-aman saja,” ucapnya.
Menurut Gagah, E tinggal seorang diri di rumah kontrakan tersebut. Kedua orang tua E disebut telah meninggal dunia, sedangkan sejumlah keluarganya berada di Jakarta dan Tangerang.
Hingga Rabu (12/8/2026), warga mengaku belum mengetahui keberadaan E. Rumah kontrakan tersebut masih dalam keadaan kosong.
Sebelumnya, nama E menjadi sorotan setelah video tantangan hafalan surah Al-Qur’an dengan hadiah minuman keras dalam sebuah acara musik di Jakarta Utara viral di media sosial.
E diketahui bertugas sebagai MC di booth Newport dalam acara The Sounds Project pada Minggu (9/8/2026).
Dalam video yang beredar, muncul tantangan kepada audiens untuk menghafalkan surah Al-Qur’an dengan imbalan minuman keras. Konten tersebut kemudian menuai kecaman dari warganet. E kemudian menyampaikan permintaan maaf melalui akun Threads miliknya.
Dalam klarifikasinya, E menyebut aksi tersebut merupakan tindakan spontan dari audiens dan tidak berkaitan dengan pihak Newport.
Ia juga mengakui adanya kelalaian dalam mengendalikan situasi saat acara berlangsung.
“Saya mengaku kelalaian dalam mengendalikan situasi dan menjadikannya pembelajaran untuk lebih sigap dan bertanggung jawab ke depannya. Mohon maaf atas kegaduhan yang terjadi,” tulis E. (rez)

5 hours ago
9

















































