Beranda Metropolis Kebakaran Pabrik di Medan Satria, Korban Jiwa Nihil
PEMADAMAN: Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bekasi melakukan pemadaman di pabrik kaos kaki yang terbakar di Kawasan Tanah Apit, Medansatria, Kota Bekasi, Rabu (25/3). RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI
RADARBEKASI.ID, BEKASI — Kebakaran melanda pabrik kaos kaki di kawasan Tanah Apit, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi, Rabu (25/3) siang. Kobaran api yang cepat membesar menyebabkan bagian sisi kiri bangunan dua lantai ambruk.
Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Hingga pukul 17.05 WIB, asap hitam masih terlihat membumbung tinggi dari lokasi kejadian. Warga sekitar pun sempat berkerumun untuk menyaksikan proses pemadaman.
Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bekasi, Namar Naris, mengatakan saat kejadian pabrik dalam kondisi tidak beroperasi karena masih masa libur.
“Pabrik ini memang sedang tidak beroperasi. Untuk penyebab kebakaran, saat ini masih dalam proses penyelidikan,” ujar Namar.
Sebanyak tujuh unit mobil pemadam kebakaran dan 42 personel dikerahkan untuk menjinakkan api. Namun, proses pemadaman sempat mengalami kendala teknis, terutama pada sambungan selang yang menghambat suplai air.
“Ada kendala di sambungan selang, sehingga aliran air sempat terhambat. Tim harus melakukan penyesuaian di lapangan,” jelasnya.
Meski begitu, api berhasil dikendalikan secara bertahap. Namar menyebut kebakaran tidak tergolong besar dan seharusnya bisa ditangani lebih cepat apabila tidak terkendala teknis.
“Kebakarannya tidak terlalu besar. Kalau koneksi selang lancar, mungkin satu setengah jam sudah bisa dipadamkan,” katanya.
Akibat peristiwa tersebut, sebagian bangunan pabrik, khususnya di sisi kiri, dilaporkan ambruk. Meski demikian, api tidak merembet ke permukiman warga karena terdapat jarak antarbangunan.
“Tidak ada perambatan ke rumah warga karena ada jarak antarbangunan,” tutupnya.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. (rez)

6 hours ago
11

















































