Mataram, NTB – Kapolresta Mataram Hendro Purwoko menghadiri Rapat Koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Mataram yang digelar di ruang kerja Wali Kota Mataram, Kamis (05/03/2026).
Rapat tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kota Mataram, Kodim 1606/Mataram, Ketua Pengadilan Negeri Mataram, Kepala Satpol PP, serta Asisten I Pemerintah Kota Mataram. Pertemuan ini membahas berbagai langkah strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama bulan Ramadan serta menjelang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah.
Kapolresta Mataram menjelaskan bahwa dalam rapat tersebut dibahas kondisi kamtibmas di Kota Mataram selama Ramadan serta berbagai langkah antisipasi menjelang dua hari besar keagamaan tersebut.

“Kami membahas situasi kamtibmas selama bulan puasa Ramadan serta langkah-langkah pengamanan menjelang Hari Raya Nyepi dan Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah, ” jelas Kombes Pol. Hendro Purwoko.
Ia menyampaikan bahwa hingga pertengahan Ramadan, situasi kamtibmas di Kota Mataram masih relatif kondusif. Meski demikian, beberapa dinamika masyarakat tetap menjadi perhatian aparat keamanan, seperti meningkatnya kepadatan kendaraan saat ngabuburit, penggunaan petasan, serta aktivitas balap lari di sejumlah ruas jalan.
“Sejauh ini kondisi masih aman dan kondusif. Namun beberapa aktivitas seperti kepadatan kendaraan saat ngabuburit, bunyi petasan, hingga balap lari tetap menjadi perhatian. Polresta Mataram terus meningkatkan patroli untuk mengantisipasi hal-hal tersebut, ” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Kapolresta juga memaparkan peran Call Center 110 sebagai sarana pengaduan masyarakat yang dinilai efektif dalam membantu menjaga keamanan wilayah. Menurutnya, berbagai laporan masyarakat yang masuk melalui layanan tersebut langsung ditindaklanjuti oleh jajaran Polresta Mataram dan Polsek setempat.
“Banyak laporan masyarakat yang masuk melalui 110 dan langsung ditindaklanjuti oleh personel kami di lapangan untuk memastikan situasi tetap kondusif, ” tambahnya.
Selain itu, rapat koordinasi juga membahas persiapan pelaksanaan Operasi Ketupat dalam rangka pengamanan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN). Operasi tersebut dijadwalkan mulai dilaksanakan pada 13 Maret 2026 oleh Polda NTB bersama seluruh jajaran Polres/ta di wilayah NTB, termasuk Polresta Mataram.
Operasi ini akan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, TNI, instansi terkait, hingga kelompok masyarakat, guna memastikan masyarakat dapat merayakan hari raya dengan aman dan nyaman.
“Kami sangat berharap dukungan seluruh pihak agar pelaksanaan Operasi Ketupat berjalan lancar sehingga masyarakat dapat merayakan hari raya dengan aman dan nyaman, ” pungkas Kapolresta Mataram.(Adb)

14 hours ago
6

















































