Beranda Cikarang Gerebek Rumah di Sukatani, Polisi Ciduk Tiga Pemuda Pakai Sinte
Polisi menggerebek sebuah rumah di Kampung Srengseng, Desa Sukamulya, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, Selasa (18/8/2026) pagi. Tiga pemuda diamankan karena diduga menggunakan tembakau sintetisa atau sinte. FOTO: ISTIMEWA
RADARBEKASI.ID, BEKASI – Polisi menggerebek sebuah rumah di Kampung Srengseng, Desa Sukamulya, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, Selasa (18/8/2026) pagi. Tiga pemuda diamankan karena diduga menggunakan tembakau sintetisa atau sinte.
Kasie Humas Polres Metro Bekasi, AKP Aliyani, menuturkan dua dari tiga pemuda yang diamankan masih berusia di bawah umur. Ketiganya masing-masing berinisial ISG, M, dan R.
Ia menjelaskan, pengungkapan kasus bermula ketika anggota opsnal Unit Reskrim Polsek Sukatani menerima laporan warga mengenai aktivitas mencurigakan di rumah tersebut. Petugas yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Sukatani Iptu Hotman Panjaitan langsung bergerak melakukan penggerebekan.
“Di tempat tersebut, petugas mendapati tiga orang laki-laki yang diduga tengah menyiapkan dan menggunakan tembakau sintetis. Ketiganya kemudian diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tutur Aliyani.
Dari lokasi, polisi menyita satu paket tembakau sintetis seberat 0,38 gram, satu klip kertas papir, dan tiga unit telepon seluler.
Ketiganya beserta barang bukti kemudian dibawa ke Polsek Sukatani untuk menjalani pemeriksaan. Polisi masih melakukan penyelidikan dan penyidikan, termasuk pemeriksaan terhadap barang yang diduga narkotika tersebut sesuai prosedur hukum.
“Ketiganya dibawa ke Polsek Sukatani untuk menjalani proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut, termasuk pemeriksaan terhadap barang yang diduga narkotika tersebut sesuai prosedur hukum yang berlaku,” tutur Aliyani.
Aliyani mengingatkan para orangtua untuk meningkatkan pengawasan terhadap pergaulan dan aktivitas anak serta remaja. Ia juga meminta masyarakat berperan aktif mengawasi lingkungan sekitar untuk mencegah penyalahgunaan dan peredaran narkotika.
“Kami mengingatkan masyarakat, khususnya para orangtua untuk meningkatkan pengawasan terhadap pergaulan dan aktivitas anak-anak serta remaja,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa penyalahgunaan narkotika dapat menimbulkan dampak panjang bagi generasi muda, baik dari sisi kesehatan maupun masa depan mereka.
“Penyalahgunaan narkotika tidak hanya berdampak terhadap kesehatan, tetapi juga dapat merusak masa depan generasi muda dan membawa konsekuensi hukum,” tutupnya. (ris)

3 hours ago
6

















































