Eskalasi Perang Rusia-Ukraina Memanas, WNI Diimbau Waspada

18 hours ago 12

Rusia diserang ribuan drone Ukraina. Foto: Reuters.

RADARBEKASI.ID, MOSKOW – Warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Rusia dan Ukraina diminta agar semakin meningkatkan kewaspadaan, di tengah eskalasi perang yang terjadi antara kedua negara.

KBRI Kiev dan KBRI Moskow terus memantau perkembangan situasi keamanan wilayah, serta kondisi para WNI di kedua negara, di tengah meningkatnya frekuensi serangan udara.

“KBRI Kiev dan KBRI Moskow mengimbau seluruh WNI di Ukraina dan Rusia untuk meningkatkan kewaspadaan dan menghindari perjalanan yang tidak esensial ke wilayah dengan aktivitas serangan,” ucap Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI Heni Hamidah, dilansir dari ANTARA Senin (21/9/2026).

BACA JUGA: Moskow Diserang Drone Ukraina, Rusia Ancam Serang Balik Gunakan Senjata Nuklir

Perwakilan RI tersebut juga mengingatkan para WNI agar terus memantau informasi dan arahan resmi dari otoritas setempat apabila terjadi serangan.

“Dalam kondisi terdapat peringatan serangan, WNI diimbau agar segera menuju tempat perlindungan dan memastikan dokumen serta kebutuhan penting mudah diakses,” kata dia.

Kata Heni, pihaknya mencatat serangan Ukraina pada 19—20 September lalu terhadap sejumlah sasaran di Moskow, termasuk kilang minyak, memicu peningkatan serangan balasan Rusia terhadap sejumlah wilayah di Ukraina.

KBRI Kiev membenarkan bahwa peningkatan frekuensi serangan drone Rusia terpantau terjadi di Kiev, Odessa, serta jalur utama menuju perbatasan Polandia seperti wilayah Zhytomyr dan Rivne.

Pada 21 September, militer Rusia melancarkan serangan terhadap sejumlah fasilitas yang mereka sebut terkait kepentingan militer dan logistik Ukraina, tambahnya.

Meski dengan eskalasi serangan yang terjadi, KBRI Kiev dan KBRI Moskow memastikan seluruh WNI di wilayah akreditasi masing-masing dalam keadaan aman dan selamat.

“KBRI Kiev dan KBRI Moskow terus melakukan komunikasi dengan para WNI untuk memastikan keselamatan dan memperoleh informasi terkini mengenai kondisi mereka,” kata Direktur PWNI Kemlu itu.

Adapun menurut catatan KBRI Kiev per Juni 2025, masih ada 80 WNI yang menetap di Ukraina. Sementara, KBRI Moskow mencatat terdapat 1.325 WNI di Rusia per September 2025.

Heni memastikan pihaknya akan terus memantau perkembangan situasi keamanan dan berkoordinasi secara intensif dengan otoritas setempat untuk menetapkan langkah pelindungan WNI dengan tepat.

Dalam kondisi darurat, WNI di Ukraina dapat menghubungi KBRI Kiev melalui hotline +380 50 334 7917, sedangkan WNI di Rusia dapat menghubungi KBRI Moskow melalui hotline +7 985 7502410, katanya. (jpc)

Read Entire Article
Tenaga Kerja | | | |