Erin Taulany Bongkar Bukti CCTV dalam Kasus Mantan ART, Kini Masuk Uji Forensik

19 hours ago 13

Beranda Entertainment Erin Taulany Bongkar Bukti CCTV dalam Kasus Mantan ART, Kini Masuk Uji Forensik

Potret Erin Wartia. FOTO: Instagram

RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Kasus dugaan penganiayaan yang menyeret nama Rien Wartia Trigina atau yang lebih dikenal sebagai Erin Taulany bersama mantan asisten rumah tangganya, Herawati, kini telah berlanjut ke tahap penyidikan.

Sebagai bagian dari proses hukum tersebut, pihak Erin telah menyerahkan rekaman CCTV kepada penyidik Polres Metro Jakarta Selatan.

Bukti tersebut diharapkan dapat membantu mengungkap kronologi peristiwa yang dilaporkan Herawati sekaligus menjadi bahan untuk menguji tudingan dugaan penganiayaan yang diarahkan kepada Erin.

Kuasa hukum Erin, Misyal B. Achmad, mengatakan pihaknya telah mendampingi kliennya saat memenuhi agenda pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Selatan. Dalam kesempatan tersebut, Erin juga telah memberikan keterangan kepada penyidik sekaligus menyerahkan barang bukti.

“Kemarin kami mendampingi Ibu Erin mendatangi Polres Jakarta Selatan untuk agenda pemeriksaan. Beliau sudah diambil keterangannya dan kami memberikan barang bukti,” ujar Misyal, dikutip dari JawaPos pada Selasa (22/9/2026).

Barang bukti yang diserahkan berupa rekaman CCTV yang tersimpan dalam sebuah hard disk. Rekaman tersebut kini tengah diperiksa oleh pihak kepolisian melalui laboratorium forensik.

Menurut Misyal, pemeriksaan tersebut diperlukan untuk memastikan keaslian serta validitas data dalam rekaman yang diserahkan oleh pihak Erin. Dengan demikian, penyidik dapat memastikan bahwa video tersebut merupakan rekaman yang autentik dan dapat digunakan dalam proses penyidikan.

“Saat ini sedang dilakukan uji laboratorium oleh Polres Jakarta Selatan untuk dilihat kebenaran data tersebut,” jelas Misyal.

Pihak Erin berharap rekaman CCTV tersebut dapat memperlihatkan secara lebih jelas rangkaian kejadian yang menjadi dasar laporan Herawati. Termasuk di dalamnya tuduhan mengenai intimidasi hingga dugaan penganiayaan.

BACA JUGA: Tak Terpuruk Ditinggal Nikah Lagi, Erin Justru Lakukan Ini untuk Andre Taulany

Misyal menyebut rekaman kamera pengawas dapat menjadi salah satu alat untuk melihat secara langsung apa yang terjadi di lokasi ketika peristiwa yang dilaporkan tersebut berlangsung.

“Tuduhan soal ada intimidasi, penganiayaan dan sebagainya, itu bisa dilihat secara langsung dalam rekaman kamera CCTV,” ungkapnya.

Meski demikian, hasil pemeriksaan rekaman CCTV tidak dapat diperoleh secara langsung. Pihak kepolisian masih membutuhkan waktu untuk melakukan analisis dan memastikan keaslian data yang terdapat dalam hard disk tersebut.

Pihak Erin pun memilih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik sebelum mengambil langkah selanjutnya dalam perkara ini.

Misyal menjelaskan, pemeriksaan secara forensik menjadi penting mengingat perkembangan teknologi digital saat ini semakin memungkinkan adanya perubahan atau manipulasi terhadap sebuah rekaman.

Ia menyinggung penggunaan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) yang semakin berkembang. Karena itu, menurutnya, diperlukan pemeriksaan khusus untuk memastikan rekaman yang diserahkan kepada penyidik tidak mengalami perubahan.

Setelah hasil pemeriksaan laboratorium forensik keluar, pihak Erin memperkirakan penyidik akan melakukan gelar perkara untuk menentukan perkembangan berikutnya dalam kasus tersebut.

“Saya rasa setelah hasil lab itu keluar pasti ada gelar perkara,” pungkas Misyal.

Untuk saat ini, proses hukum masih berjalan. Rekaman CCTV yang diserahkan pihak Erin masih dalam tahap pemeriksaan oleh penyidik, sehingga belum dapat disimpulkan secara final mengenai fakta hukum terkait dugaan intimidasi maupun penganiayaan yang dilaporkan Herawati.(mna)

Read Entire Article
Tenaga Kerja | | | |